Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Lama

Khotbah Natal: Hilang Harapan, Masa Depan Berantakan?

Hilang Harapan, Masa Depan Berantakan? Yesaya 40:1-11 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Suatu kali, saya mendapatkan kejutan yang menyenangkan.  Saya memenangkan hadiah senilai 20 juta rupiah dari sebuah hypermarket. Di dalam surat pemberitahuan itu terlampir kupon dengan tulisan tangan saya yang jelek. Tidak mungkin dipalsukan. Selain itu, terlampir surat keterangan dari departemen sosial tentang… Read More Khotbah Natal: Hilang Harapan, Masa Depan Berantakan?

Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Khotbah Natal: Taat, Dilaknat, Tapi Selamat

Taat, Dilaknat, Tapi Selamat Lukas 1:26-38 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Setiap pesawat akan mendarat, pramugari selalu mengucapkan selamat datang di tempat tujuan, dan kemudian ia memerintahkan agar penumpang tidak mengaktifkan telepon seluler sebelum pesawat betul-betul mendarat di landasan. Belum lama perintah itu diberikan, sudah muncul bunyi telepon seluler mulai dinyalakan. Sebuah fenomena sering… Read More Khotbah Natal: Taat, Dilaknat, Tapi Selamat

Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Lama

Khotbah Natal: Manusia Bertanya, Raja Turun Tahta

Manusia Bertanya, Raja Turun Takhta Mazmur 97 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Saya rasa bukan kebetulan apabila kita merayakan Natal pada tanggal 25 Desember, beberapa hari menjelang tahun ini berakhir. Sebagai umat Tuhan, ketika kita merayakan Natal, kita juga mendapatkan kesempatan untuk merenungkan perjalanan hidup selama satu tahun ini. Kalau Anda ditanya apakah Anda… Read More Khotbah Natal: Manusia Bertanya, Raja Turun Tahta

Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Khotbah Natal: Allah Murah Hati, Allah Memberi

Allah Murah Hati, Allah Memberi Titus 3:4-7 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Seorang pria sedang memikirkan hadiah apa yang tepat bagi ulang tahun mama mertuanya. Mama mertuanya terkenal kaya raya namun pelit, cerewet plus judes. Akhirnya, pria itu menghadiahkan sebidang tanah di tempat pemakaman umum di kota itu. Mama mertuanya tentu saja terkejut dengan… Read More Khotbah Natal: Allah Murah Hati, Allah Memberi

Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Khtobah Natal: Berharga Walau Dipandang Sebelah Mata

Berharga Walau Dipandang Sebelah  Mata Lukas 2:8-20 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Anak bawang, begitulah frasa dalam bahasa Indonesia yang hendak menggambarkan orang tertentu yang tidak masuk hitungan atau dianggap belum mengerti apa-apa. Seperti ketika Anda harus bermain sepak bola, tetapi kurang satu orang. Lalu, seseorang dimasukkan ke dalam tim itu hanya untuk membuat… Read More Khtobah Natal: Berharga Walau Dipandang Sebelah Mata

Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Khotbah Natal: Saat Menyembah, Allah Memberi Arah

Saat Menyembah, Allah Memberi Arah Matius 2:1-11 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Namanya Maizatul Farhana, siswi  kelas 7 (atau 1) SMP Negeri 3 Batam. Ia yang hari itu tepat memasuki usia 13 tahun seperti biasa masuk ke kelasnya. Teman-teman yang mengetahui bahwa hari itu ia berulang tahun mengajaknya ke kantin sekolah. Setelah kembali ke… Read More Khotbah Natal: Saat Menyembah, Allah Memberi Arah

Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Khotbah Natal: Tak Pernah Sendiri, Allah Menyertai

Tak Pernah Sendiri, Allah Menyertai Yohanes 1:1-14 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Seorang pendeta sedang menerima kado yang diberikan oleh beberapa murid Sekolah Minggunya. Anton, anak yang pertama, menyerahkan sebuah kotak kecil kepada sang pendeta. Sambil tersenyum, sang pendeta menerima pemberian itu. Ia tahu bahwa ayah Anton mempunyai toko yang menjual cokelat. Ia pun… Read More Khotbah Natal: Tak Pernah Sendiri, Allah Menyertai