Khotbah Perjanjian Baru

Mengasihi dalam Kebenaran

Oleh: Pdt. Budianto Lim 1 Yohanes 3:18 Mengasihi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Sebenarnya tema ini bukan perlu dikhotbahkan tetapi dilakukan bersama-sama. Soalnya itu esensi ayat 18. Arti ‘mengasihi dalam atau dengan kebenaran’ dalam konteks 1 Yohanes 3 tidak dibungkus dengan pemikiran-pemikiran filsafat yang abstrak dan kompleks. Kita semua menangkap jelas inti ayat 18: Mengasihi… Read More Mengasihi dalam Kebenaran

Renungan

Mengapa Memberi Persembahan?

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya. Amsal 3:9-10 “Mengapa kita memberikan persembahan di gereja? Bukankah Tuhan tidak membutuhkan uang karena Dialah yang empunya segala sesuatu?” tanya seorang remaja di… Read More Mengapa Memberi Persembahan?

Renungan

Mengoleksi Pujian

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri. Amsal 27:2 Suatu kali setelah selesai melayani sebuah kebaktian, seorang pemuji yang tadi mempersembahkan pujian bertanya, “Bagaimana menurut pendapat Bapak? Suara saya tadi ok, ‘kan?” Saya hanya terdiam dan memikirkan pertanyaannya. Pertanyaan pertama “Bagaimana… Read More Mengoleksi Pujian

Renungan

Menyalahkan Tuhan

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Manusia merugikan diri sendiri oleh kebodohannya, kemudian menyalahkan TUHAN atas hal itu. Amsal 19:3—BIS “Saya tidak tahu, Pak, mengapa Tuhan mengizinkan hal ini terjadi. Saya marah kepada Tuhan karena Dia tidak menjagai saya sampai terjadi kecelakaan ini,” tutur seorang anak remaja dalam suatu kesempatan. “Apa yang sebenarnya terjadi? Kamu mengalami… Read More Menyalahkan Tuhan

Khotbah Perjanjian Baru

Bersaksi di Keluarga

Oleh: Pdt. Budianto Lim Kisah Para Rasul 16:30-34 1 Korintus 10:24-33 Di halaman renungan gempita, halaman 2, Anda bisa membaca sebuah kesaksian anonim. Kesaksian sehari-hari mengenai seorang anak yang percaya Tuhan Yesus Kristus dan rindu agar keluarganya juga dimenangkan. Saya kira banyak dari jemaat yang memiliki pergumulan serupa. Silakan Anda baca kesaksian tersebut yang dipecah… Read More Bersaksi di Keluarga

Renungan

Menghina Sang Pencipta

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Siapa mengolok-olok orang miskin menghina Penciptanya; siapa gembira karena suatu kecelakaan tidak akan luput dari hukuman. Amsal 17:5 Simpati dan empati. Dua kata yang berulang kali kita dengar dan ucapkan walau mungkin tanpa pernah memahami perbedaan mendasar di antara keduanya. Simpati berasal dari kata sun yang berarti bersama-sama, dan pathos… Read More Menghina Sang Pencipta