Renungan Berjalan bersama Tuhan

Aku Mendengar Teriakan Mereka

Aku Mendengar Teriakan Mereka

Keluaran 3:1-10

Oleh: Pdt. Nathanael Channing

Kalau kita melihat sejarah dunia maka kita akan menemukan suatu situasi yang tidak pernah stabil. Ada suatu masa yang disebut masa emas, masa kemenangan, masa kemakmuran, atau masa kejayaan. Sebaliknya, ada pula masa gelap, masa sulit, masa yang penuh dengan kepahitan dan kesusahan. Ketika ayah dan saudara-saudara Yusuf pindah ke Mesir, mereka mengalami masa kemakmuran; berkelimpahan sandang, pangan, dan papan. Namun, masa itu tidak berlangsung untuk selamanya.

Ketika orang-orang Mesir melihat pertumbuhan dan perkembangan bangsa Israel begitu pesat, mereka ketakutan, ketakutan untuk dikuasai. Oleh karena itu, bangsa Mesir mulai menindas bangsa Israel dengan berbagai cara. Semua hal dibatasi, termasuk ruang gerak, pekerjaan, bahkan mengenai keturunan. Sampai-sampai muncul peraturan jika ada orang Ibrani yang melahirkan anak laki-laki, anak itu harus dibunuh; sedangkan kalau melahirkan anak perempuan, anak itu akan dibiarkan hidup. Selain itu, mereka juga menjalani kerja paksa. Mereka benar-benar berada di dalam masa penderitaan yang berat sehingga tidak ada jalan keluar selain berteriak meminta pertolongan kepada Allah dan memohon agar melepaskan mereka dari penderitaan.

Allah mendengar seruan bangsa Israel dan memanggil Musa untuk membebaskan umat-Nya. Allah berfirman, “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka” (Keluaran 3:7). Allah tidak pernah tinggal diam, Dia mendengar seruan umat-Nya. Bila masa sulit menghampiri dan tiada jalan keluar, doa adalah satu-satunya harapan orang percaya. Orang yang datang kepada Allah dengan sungguh-sungguh tidak akan menjadi putus asa karena ia percaya ada Allah yang senantiasa mendengar jeritan hati umat-Nya. Amin.

Pokok Doa:

  1. Tuhan, aku bersyukur mempunyai Allah yang menjadi Bapa, yang selalu mendengar teriakanku saat beban berat harus kutanggung. Aku bersyukur karena Engkau, Allah yang selalu mendengar seruanku minta tolong.
  2. Tuhan, kami bersyukur karena Engkau, Allah yang menuntun semua pelayanan yang kami kerjakan. Ketika tantangan dan kesulitan menghadang, Engkau tahu, peduli, dan senantiasa membuka jalan sehingga pelayanan dapat dilakukan dengan baik dan memberikan dampak yang luar biasa. Berkati pelayanan gereja-Mu di tengah masyarakat dan lingkungan kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *