Khotbah Perjanjian Lama

Anak Panah di Tangan Pahlawan

Anak Panah di Tangan Pahlawan (Mazmur 127:4)

oleh : Andy Kirana

 

Shalom. Puji Tuhan pada saat ini kita boleh bersama-sama dalam suka cita bersama Tuhan Yesus Kristus. Pada saat yang indah ini saya ingin membagikan berkat yang saya terima ketika saya merasakan bahwa hidup ini tidak adil. Saat-saat ketika saya berpikir seakan-akan Tuhan tidak peduli atau bahkan menjatuhkan saya. Namun, ternyata semua itu salah besar. Kenapa? Karena Tuhan mengajarkan satu hal yang indah di dalam hidup saya. Hidup kita ini bagaikan Arrows in the Hand of Warrior. Ya, seperti anak-anak panah di tangan pahlawan. Melalui tema ini, saya akan membagikan apa yang Tuhan sudah ajarkan kepada saya, bagaimana kita sebagai anak-anak panah ketika berada di tangan Tuhan, Sang Pahlawan. Mari kita lihat satu ayat ini, yaitu Mazmur pasal 127 ayat 4. Demikian firman Tuhan.

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.

Saudara yang dikasihi Tuhan. Pada saat saya merenungkan satu ayat ini, saya bertanya-tanya, “Tuhan, ayat ini kan khusus untuk anak muda. Di tulis di ayat itu, ‘demikianlah anak-anak pada masa muda’.” Namun, ternyata pendapat saya salah. Prinsip ini juga bisa diterapkan bagi kehidupan kita semua. Inilah justru yang diinginkan Tuhan bagi setiap anak-anak-Nya. Penuh dengan semangat, penuh dengan vitalitas, penuh dengan kekuatan, mencapai tujuan yang Tuhan inginkan dalam hidup kita. Jadi, jika Saudara merasa sudah tua, bahkan saya pun bisa saja merasa sudah tua, Tuhan akan membuat kita seperti muda kembali. Setiap kita di hadapan Tuhan akan memiliki semangat anak muda.

Mari kita perhatikan satu ayat tadi. Di situ ada anak-anak panah dan ada pahlawan.

Jelas, anak-anak panah itu dipergunakan oleh seorang pahlawan. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana seorang pahlawan menggunakan anak-anak panah itu? Saya bisa minta bantuan seseorang untuk maju? (Seseorang maju ke mimbar). Dengan siapa, Mas? Albert. Oh, Mas Albert. Saudara, saya ingin memeragakan bagaimana seorang pahlawan menggunakan anak panah. Mas Albert akan menjadi pahlawan. Pahlawan ini diperlengkapi dengan anak panah dan busurnya (memberikan busur dan anak panah kepada Albert). Kita akan melihat bagaimana sang pahlawan memanah. Saya mau tanya Mas Albert. Apa yang pertama-tama harus Anda ketahui sebagai pahlawan yang mau memanah? Musuhnya. Berarti itu yang menjadi sasarannya? Iya. Pertama-tama harus tahu sasarannya. Nah, lihat di sana ada sasaran (menunjukkan papan panah). Anggap saja itu musuh Mas Albert. Setelah tahu sasarannya, apa yang harus dilakukan? Dibidik terus dipanahkan. (Albert memeragakan bagaimana memanah. Dengan cara memasang anak panah pada busur, lalu membidik sasaran, anak panah ditarik ke belakang lalu dilepaskan). Wow hampir kena titik tengah sasaran. Hebat. Terima kasih, Mas Albert.

4 thoughts on “Anak Panah di Tangan Pahlawan

    1. Terima kasih Om Poey. Kiranya hidup kita melesat jauh ke depan mengenai sasaran yg ditetapkan Tuhan bagi kita masing2. Jbu

  1. Puji Tuhan, perenungan yg menyadarkan bahwa Tuhan punya rencana yg indah buat tiap anakNya yg menyandarkan hidup padaNya….Terimakasih Pdt. Andi Kirana..GBU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *