Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Berjaga-jaga dan Berdoa (Khotbah Advent I)

Berjaga-jaga dan Berdoa (Khotbah Advent I)

Lukas 21:23-36

Andy Kirana

Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan… Kalender gerejawi jemaat Kristen dimulai dengan merayakan Adven. Adven berasal dari kata adventus yang berarti menantikan kedatangan Kristus dalam kemuliaan-Nya sebagai Hakim dan Raja pada akhir zaman. Gereja dengan sengaja menempatkan awal tahun Liturgi dalam bingkai kedatangan Kristus yang kedua agar umat percaya mengarahkan pandangan dan mata imannya tertuju kepada Tuhan Yesus. Seperti yang dinyatakan dalam surat Ibrani, “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah” (Ibr. 12:2).

Sekarang saya mau bertanya kepada Saudara-saudara. Apakah ada yang pernah melihat film alien? (jemaat: ada). Apa yang dilakukan alien terhadap bumi? (jemaat: menyerang dan menguasai bumi). Ya, dalam film-film itu alien digambarkan sebagai makhluk luar angkasa yang berbahaya, menyerang, dan menghancurkan kehidupan dan peradaban umat manusia karena memiliki pengetahuan dan teknologi yang canggih. Sayangnya, pandangan manusia sekarang ini dipenuhi oleh kisah khayalan tentang kedatangan alien itu. Sebaliknya, makna menantikan kedatangan Kristus pada dasarnya sangat berbeda dengan kedatangan alien. Kedatangan Kristus justru bertujuan untuk membawa misi keselamatan (shalom) yang utuh dan menyeluruh dalam kehidupan manusia. 

Namun, kalau kita perhatikan dengan saksama, kedatangan Kristus yang kedua sebenarnya memiliki kemiripan dengan kedatangan alien, yang akan membawa malapetaka berupa hukuman yang menghancurkan dan membinasakan. Bedanya, kedatangan alien semata-mata hanya membawa malapetaka yang tidak bertujuan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan. Kedatangan Kristus yang kedua bukan semata-mata demi menghancurkan kehidupan umat manusia, melainkan akan mengadili seluruh umat manusia agar mempertanggungjawabkan setiap perbuatan dan tindakannya di hadapan takhta Allah. Untuk itulah pentingnya kita menanti kedatangan Tuhan yang kedua dengan menjalani kehidupan ini secara bertanggung jawab dalam kehidupan nyata masa kini dan masa mendatang dengan berjaga-jaga dan berdoa.

Mengapa kita harus berjaga-jaga dan berdoa? 

Pertama, tanda-tanda zaman. Tanda-tanda kedatangan Kristus melukiskan kengerian yang dialami umat manusia karena penghancuran semesta. Dalam ayat 25 Tuhan Yesus menegaskan gejala alam yang akan terjadi menjelang akhir zaman. Pada satu pihak peristiwa akhir zaman bukan hanya kehancuraan dan kebinasaan yang dialami oleh bumi dan seluruh yang mendiami saja, tetapi juga semua roh penguasa kegelapan di langit akan goncang (ay. 26). Namun, pada pihak lain, kebinasaan tersebut justru menjadi awal datang-Nya Sang Mesias, yaitu Kristus yang berkuasa dalam kemuliaan-Nya. Oleh karena itu, di ayat 27 Tuhan Yesus berkata, “Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.” Bahkan pada saat kebinasaan itu mulai terjadi, kita harus meneguhkan hati, karena Allah akan segera menyelamatkan kita (ay. 28). Bagi orang percaya, hari penghakiman justru merupakan hari penyelamatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.