Renungan

Tabur Tuai

Pada musim dingin si pemalas tidak membajak; jikalau ia mencari pada musim menuai, maka tidak ada apa-apa. (Amsal 20:4) Suatu kali saya diminta seorang ibu untuk menasihati anaknya yang malas bekerja. “Buat apa saya kerja keras, Pak Wepe. Burung di udara saja dipelihara oleh Tuhan, apalagi saya!” demikian jawab pemuda itu.  Saya terdiam sejenak, tersenyum,… Read More Tabur Tuai

Renungan

Menara yang Kuat

Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. (Amsal 18:10) Suatu kali saya berjumpa dengan seorang perempuan muda yang cantik bernama Y. Dalam kepolosan usia mudanya, Y lari meninggalkan rumah bersama pacarnya. Selama beberapa bulan mereka menikmati kebebasan yang diidam-idamkan di beberapa kota.

Renungan

Kenangan yang Memberkati

Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk. (Amsal 10:7) Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Saya yakin Anda sangat mengenal peribahasa ini. Maknanya pun jelas, yakni ada sesuatu yang kita tinggalkan saat kematian menjemput: nama baik atau sebaliknya, reputasi yang buruk.

Renungan

Bebal

Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya. (Amsal 18:2) Seorang anak tertangkap basah menyontek saat ujian sedang berlangsung. Guru menegurnya dan anak itu memberikan beberapa alasan mengapa ia menyontek. Bukannya mengakui kesalahan, anak itu mencoba untuk membenarkan tindakannya. Hal yang seperti ini terjadi berulang kali. Jika Anda adalah guru tersebut, apa… Read More Bebal

Renungan

Rajin Belum Tentu Baik

Tanpa pengetahuan kerajinan pun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah. (Amsal 19:2) Suatu kali seorang ibu curhat tentang pembantunya kepada saya. “Pembantu saya sangat rajin, Pak. Saking rajinnya, lapisan teflon di wajan pun hilang lenyap gara-gara dicuci dan disikat dengan sekuat tenaga sampai bersih. Waktu saya menegurnya, pembantu itu dengan polos berkata, ‘Maaf… Read More Rajin Belum Tentu Baik

Renungan

Kualitas Hidup

Lebih baik seorang miskin yang bersih kelakuannya daripada seorang yang serong bibirnya lagi bebal. (Amsal 19:1) Suatu kali saya membeli jajan pasar pada seorang penjual keliling yang biasa berhenti di sebuah sudut jalan. Sambil menunjuk pada makanan yang saya ingin beli, saya perhatikan pakaian penjual itu terlihat bersih walaupun sudah ada lubang di sana sini.… Read More Kualitas Hidup

Renungan

Emosi Tak Terkendali

Emosi Tak Terkendali   Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya. (Amsal 13:24)   Suatu kali saya marah kepada anak saya.  Dalam kemarahan yang meluap, saya memukul pantat anak saya dengan keras sampai tangan saya sendiri terasa sakit, sementara itu anak saya menangis.  Sejujurnya, tidak ada pesan… Read More Emosi Tak Terkendali