Khotbah Perjanjian Lama

Di Tangan Tuhan

Di Tangan Tuhan (Kejadian 50:20)

oleh: Andy Kirana

 

Shalom. Puji Tuhan, Saudara. Saat ini kita akan bersama-sama belajar dari kehidupan Yusuf. Kita akan melihat bagaimana Yusuf menjalani kehidupannya di saat seakan-akan Tuhan diam, tapi ternyata justru di sana tangan Tuhan bekerja secara luar biasa. Ini penting, Saudara. Saat kita berada di dalam tangan Tuhan… sekalipun mungkin kita tidak merasakan, sekalipun mungkin kita tidak melihat Dia bekerja… Dia selalu memastikan bahwa kita tidak pernah sendirian. Dan saat tangan Allah bekerja, pasti akan mendatangkan yang terbaik bagi kita.

Mari kita membaca dari Kitab Kejadian pasal 50 ayat 20.

Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Kita lanjutan satu ayat lagi dari Kitab Yeremia. Saya percaya ayat ini tidak asing bagi kita. Kitab Yeremia pasal 29 ayat 11.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Saya ingin mengajak Saudara mengingat ulang kehidupan Yusuf. Yang jelas…, kalau saya melihat kehidupan Yusuf, saya berpikir kok kelihatannya Yeremia 29 ayat 11 ini tidak cocok. Yeremia katakan, Allah tidak pernah merencanakan kecelakan. Tapi, saya melihat kehidupan Yusuf justru penuh dengan kecelakaan. Nampaknya, proses dalam kehidupan Yusuf bukanlah menuju hari depan yang penuh harapan, tetapi hari depan yang penuh keputusasaan. Mari kita lihat kehidupan Yusuf. Yusuf adalah anak favorit bapanya. Ia sangat disayang oleh Yakub. Justru karena itulah yang membuat saudara-saudaranya iri hati. Kemudian Yusuf mendapatkan dua kali mimpi. Makna dari mimpi itu, intinya, pada saatnya nanti Yusuf akan dimuliakan, Yusuf akan menjadi orang besar dan saudara-saudaranya nanti akan tunduk menyembahnya, bahkan orang tuanya pun demikian. Mimpi ini justru memicu saudara-saudaranya untuk berbuat jahat kepada Yusuf. Sehingga saat Yusuf menemui saudara-saudaranya di padang, di sanalah keinginan jahat mereka itu dilaksanakan. Memang, Yusuf tidak jadi dibunuh, dia akhirnya hanya dilemparkan ke dalam sumur yang kering. Tapi, setelah itu… Yusuf dijual sebagai budak dan menjadi budak di keluarga Potifar. Di sana ia justru digoda oleh istri Potifar. Ia difitnah dan akhirnya divonis salah dan dijebloskan ke dalam penjara.

2 thoughts on “Di Tangan Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *