Renungan Berjalan bersama Tuhan

Dia Terangku

Dia Terangku

Oleh: Pdt. Nathanael Channing

Yohanes 8:12-20

Terang dibutuhkan oleh semua makhluk alam semesta. Karena itulah Allah menciptakan terang pada hari pertama. Tanpa terang, kita tidak mampu melakukan apa pun. Kegelapan tidak menolong kita untuk berkarya atau bekerja. Hanya dengan terang, kita dapat bekerja dan beraktivitas. Pada malam hari, jika lampu bercahaya, segala kegiatan dapat dilakukan dengan baik. Dalam salah satu diskusi di televisi yang membahas tentang kebutuhan listrik di negara kita, diperkirakan pada tahun 2020 sumber minyak akan habis, baik yang berada di Indonesia maupun di Arab. Kita tidak dapat membayangkan jika hal itu terjadi. Tanpa bahan bakar, malam menjadi gelap gulita dan seluruh aktivitas yang menggunakan tenaga listrik akan lumpuh. Mungkin kita akan kembali ke zaman purbakala, yakni hidup tanpa listrik. Betapa menakutkan jika sumber minyak menjadi kering! Tanpa minyak sebagai sumber terang listrik, tidak ada terang.

Demikian pula dengan kehidupan kita yang membutuhkan terang. Tanpa terang di dalam diri kita, kita akan hidup di dalam kegelapan, yakni melakukan hal-hal yang tidak benar, tidak pantas, menyakitkan orang lain, dan sejenisnya. Kita semua sudah tahu apa yang disebut dengan perbuatan-perbuatan gelap, tetapi mengapa masih ada orang-orang yang menikmati kehidupan dunia gelap? Tentu karena di dalam mereka tidak ada terang. Tepat sekali Tuhan Yesus menggunakan perumpamaan terang, karena tanpa terang kita tidak mampu melakukan apa pun di dunia ini. Yesus berkata, “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup” (Yohanes 8:12). Hidup kita sangat membutuhkan terang, dan sumber terang yang tidak akan habis adalah Tuhan kita Yesus Kristus. Firman Tuhan dengan jelas menyatakan barangsiapa yang mau mengikut Tuhan Yesus tidak akan berjalan dalam kegelapan. Barangsiapa ingin hidup di dalam terang, percayalah, terimalah, dan ikutlah Tuhan Yesus. Amin.

Pokok Doa:

  1. Tuhan Yesus, tolonglah aku supaya tetap setia mengikut Engkau karena hanya di dalam Engkau ada terang. Tolonglah aku supaya dapat membedakan mana yang benar dan yang salah, yang baik dan yang jahat, yang mendatangkan berkat bagi orang lain dan yang mencelakakan. Pimpinlah aku supaya dalam pergumulan hidupku mampu mengambil keputusan etis yang benar dan takut akan Tuhan.
  2. Tuhan, tolonglah para pemimpin gereja, sekolah, dan yayasan Kristen, serta para misionaris agar tetap setia mengikut Tuhan Yesus, memancarkan terang Kristus dalam seluruh kehidupan dan pelayanan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *