Renungan Berjalan bersama Tuhan

Gereja Bersekutu Bagi Sesama

Gereja Bersekutu Bagi Sesama

Oleh: Pdt. Nathanael Channing

1 Korintus 15:35-58

“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia” (1 Korintus 15:58). Nasihat Paulus ini sudah sering kita dengar dan penting sekali bagi kehidupan kita, yakni tetap berdiri teguh, tidak goyah, giat dalam pelayanan. Ayat ini juga menjamin bahwa persekutuan kita dengan Tuhan tidak sia-sia. Nasihat ini didahului dengan “karena itu”. Karena apa? Karena Tuhan Yesus sudah mengalahkan maut! Kebinasaan sudah dimusnahkan oleh Yesus sehingga kuasa maut tak lagi mampu berkuasa atas hidup manusia atau membinasakan manusia! Iblis, si kepala ular telah diremukkan ketika Yesus mati di atas kayu salib, turun dalam kerajaan maut, dan bangkit pada hari ketiga! Karena maut sudah dikalahkan dan sudah mati, maka hidup manusia di dalam Yesus adalah kekal dan berkemenangan. Hidup manusia di dalam Yesus adalah hidup dalam kelimpahan anugerah keselamatan, baik sekarang maupun selama-lamanya.

Dengan status itu, Paulus menasihatkan agar hidup yang kita jalani harus berkemenangan dalam Tuhan, bukan hidup yang penuh kekalahan, keputusasaan, kekecewaan, dan kekosongan. Hidup yang berkemenangan di dalam Tuhan ditandai dua hal. Pertama, di dalam setiap pergumulan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah berdiri teguh dan tidak goyah. Sikap ini menjadi dasar agar kita mampu menyelesaikan segala masalah dengan baik. Dengan sikap itu, kita akan kuat dalam pendirian, tidak terpengaruh hal-hal yang tidak benar, tidak menyimpang dari iman, tidak mau mengambil jalan pintas. Mereka bisa merasakan pimpinan Tuhan dengan baik. Kedua, kita harus senantiasa giat dalam pekerjaan Tuhan, artinya tetap melakukan aktivitas kita dengan baik. Ada tindakan konkret untuk mengatasi segala pergumulan hidup ini. Semua pekerjaan yang dilakukan dalam kebenaran firman Tuhan adalah pekerjaan Tuhan. Jadi, segala sesuatu yang kita kerjakan, apa pun jenisnya, jika kita percaya bahwa itu berasal dari Tuhan dan kita lakukan dengan benar, maka itu adalah pekerjaan Tuhan dan juga bagian dalam persekutuan dengan Tuhan. Amin.

Pokok Doa:

  1. Tuhan, mampukan aku untuk berdiri teguh dan tidak goyah manakala berbagai persoalan dan pergumulan hidup mendera, bahkan godaan-godaan yang mengerikan menyerang. Juga manakala aku harus membuat keputusan yang sulit, menghadapi situasi yang sulit mengenai etika kerja dan integritas. Berilah aku hikmat agar tetap berdiri teguh, tetap giat melayani-Mu, dan menjadi saksi Tuhan yang nyata di dalam dunia ini.
  2. Tuhan, mampukan kami untuk menolong jemaat yang tidak mempunyai komitmen dalam pelayanan, melayani tanpa motivasi, melayani dengan tidak bertanggung jawab, membawa masalah pribadi mereka ke dalam pelayanan. Berikan mereka hati yang tetap teguh, setia, dan giat melayani Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *