Ringkasan Khotbah

Hidup Kristen yang Berkemenangan

Paulus konsisten dan menghidupi tujuan hidupnya. Paulus tanpa henti berharap, menghidupi apa yang sedang ada di hadapannya dan melakukan yang terbaik dalam perjalanan hidupnya. Komit melakukan pelayanan dimana saja dan konsisten untuk setia atas panggilannya.

Ilustrasi: Bersepeda: harus terus mengayuh jika tidak mau jatuh.

Paulus yakin akan masa depannya dijamin oleh Tuhan (Filipi 4:19). Bandingkan dengan Yeremia 29:11-13, Tuhan memberi damai sejahtera, bukan kecelakaan, tapi hari masa depan yang penuh harapan. Apabila kita berseru dan datang kepada Tuhan, maka Tuhan akan mendengarkan, apabila kita mencari Tuhan kita akan menemukan-Nya.

Paulus memiliki visi dan misi setelah ia bertemu Yesus Kristus Tuhan penyelamatnya, dan visinya itu menjadi misi dan dihidupi menjadi aksi. Paulus memiliki visi – misi – target dan beraksi. Ia bukan pemimpi tanpa aksi. Paulus memiliki dan menghidupi tujuan hidup yang yang jelas.

Penutup

Bagi Paulus, pengenalan akan Kristus merupakan titik tolak perubahan hidupnya dan lebih penting dari semua atribut dan status yang melekat pada dirinya di masa lalunya. Ketenaran dan reputasi duniawi dan agamawi yang tidak banyak dimiliki orang dimasanya, hanyalah bagaikan sampah yang tiada gunanya, jika dibandingkan dengan pengenalannya akan Kristus Penyelamat.

Bagi Paulus, pengenalan akan Kristus Yesus menciutkan nyali kuasa dan kekuatan pengalaman masa lalunya. Pengenalan akan Kristus sang Penyelamatnya, merupakan segalanya bagi Paulus dan memampukan hidupnya menjalani kekinian dengan sukacita serta memiliki kekuatan untuk merasakan kehidupan yang memerdekakan. Bagi Paulus, semua reputasi dan pencapaian yang tersemat pada masa lalunya, hanyalah sampah dibanding pengenalannya akan Kristus Yesus Penyelamatnya.

Bagi Paulus hidup adalah Kristus (selama hidupnya setelah mengenal Kristus, hidupnya melekat dengan Kristus) dan mati adalah keuntungan (kematian bukanlah ketakutan yang menghantui hidupnya) yang tidak dapat dibeli dengan cara apa pun. Paulus yakin akan adanya kehidupan untuk selama lamanya setelah ‘ketidakhadiran’ dalam dunia ini. Kehidupan yang berkemenangan dan kekekalan hidup ada di dalam Kristus Yesus. Percayalah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *