Renungan

Investasi Hidup

Investasi Hidup

 

Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku. Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya.

(Amsal 4:5-6)

 

Apa yang menjadi investasi Anda untuk masa depan? Sebagian orang melakukan investasi dalam bentuk tabungan, deposito, saham, emas, rumah, atau apartemen. Tentu saja ini adalah perilaku wajar sebagai bentuk tanggung jawab atas berkat yang dikaruniakan Tuhan di masa kini dalam rangka mempersiapkan diri untuk menyambut masa depan yang penuh ketidakpastian.

 

Namun, jangan sampai kita lupa bahwa investasi hidup bukan berbicara tentang harta saja. Ada investasi pengembangan diri yang juga tak kalah pentingnya. Jika investasi harga berbicara tentang memperoleh dan mengembangkan harta, maka investasi pengembangan diri berbicara tentang mengelola dan mengembangkan diri sehingga menjadi sosok yang lebih baik seiring dengan bergulirnya waktu.

 

“Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku. Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya” (Amsal 4:5-6).

 

Amsal ini menegaskan pentingnya untuk memperoleh hikmat dan pengertian sebagai investasi pengembangan diri. Jika kita terus berjuang untuk meraih hikmat dan pengertian yang bersumber pada kehendak Tuhan, maka pada akhirnya hikmat dan pengertian dari Tuhan itulah yang akan menjaga setiap langkah dalam kehidupan kita.

 

Mari berinvestasi. Bukan sekadar melakukan investasi harta benda, melainkan juga investasi pengembangan diri.

(Wahyu Pramudya)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *