Renungan

Janganlah Takut!

Oleh: Pdt. Ruth Nuswantari

“Orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.”

Markus 13:1-8

Akhir-akhir ini banyak bencana terjadi mulai dari lombok, Palu, Donggala, jatuhnya pesawat Lion air, dll. Ada orang yang secara naif mengaitkan bencana-bencana tersebut dengan hukuman Tuhan karena dosa yang telah dilakukan oleh orang-orang tertentu yang “kebetulan” ikut terkena bencana tersebut. Pertanyaanya adalah, benarkah bencana-bencana tsb terjadi sebagai hukuman Allah dan semua orang yang terkena adalah orang jahat?

Tuhan Yesus tidak pernah mengatakan bahwa bencana yang terjadi di dunia sebagai murka Allah yang hanya akan menimpa orang-orang jahat, tetapi Dia berkata bahwa semua itu harus terjadi sebagai permulaan penderitaan menjelang zaman baru, dan karena di semua tempat selalu ada orang jahat dan orang yang takut akan Allah, maka siapa saja, baik orang jahat maupun orang yan takut akan Allah, jika berada di tempat bencana pasti ikut terkena. Jadi, mengaitkan bencana dengan hukuman Tuhan hanya karena diantara orang-orang yang terkena bencana tsb ada orang-orang jahat, adalah sebuah penghakiman yang tidak berdasar.

Tuhan Yesus bahkan berkata kepada murid-murid-Nya bahwa selain bencana-bencana tsb, mereka juga akan mengalami berbagai macam penderitaan karena nama-Nya, tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Jadi, kata kuncinya adalah: bertahan, bukan terhindar dari bencana.

Orang jahat dan orang beriman sama-sama beresiko mengalami bencana. Perbedaannya adalah,  orang jahat hancur, tetapi orang beriman bertahan, bukan dengan kekuatan sendiri, melainkan karena dipelihara oleh kasih karunia Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus yang telah mati bagi kita. Oleh Dia, bencana dan penderitaan menjadi alat untuk memurnikan kita dan momen untuk mengalami kuasa dan kemuliaan-Nya. Karena itu, apapun yang terjadi, tetaplah bersandar kepada Tuhan.

Iblis menggunakan bencana untuk menghancurkan orang, tetapi Tuhan menggunakannya untuk memurnikan anak-anak-Nya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *