Renungan

Kamu Juga, Brutus?

Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan tanpa curiga ia tinggal bersama-sama dengan engkau.

(Amsal 3:29)

“Kamu juga, Brutus?” begitulah ucapan legendaris dari Julius Caesar. Brutus yang tak lain adalah kemenakan dan orang kepercayaannya, ternyata tega mengkhianati Julius Caesar. Pengkhianatan yang berakhir dengan kematian Julius Caesar.

Apakah Anda pernah mendengar atau bahkan mengalami sendiri pengkhianatan? Apa yang Anda rasakan ketika orang terdekat mengkhianati Anda? Seorang musuh menghadang di depan jalan, tetapi hanya sahabat atau kerabat yang menusuk dari belakang, bukan?

“Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan tanpa curiga ia tinggal bersama-sama dengan engkau” (Amsal 3:29).

Amsal ini adalah peringatan keras bagi kita yang merencanakan kejahatan terhadap sesama, yang tanpa curiga tinggal bersama-sama dengan kita. Amsal ini melarang tindakan pengkhianatan. Pengkhianatan juga akan membawa pada hancurnya kepercayaan. Tak akan mudah membangun kembali kepercayaan yang telah hancur lebur akibat pengkhianatan.

Tak mudah bagi seorang istri untuk menerima kembali suami yang telah mengkhianatinya dengan perselingkuhan. Tak mudah bagi seorang suami untuk menerima kembali istri yang telah membeberkan keburukannya di muka umum. Tak mudah bagi orangtua untuk menerima anak yang telah merusak nama baik keluarga. Tak mudah bagi anak-anak untuk menerima kembali orangtua yang telah memfitnahnya.

Pengkhianatan menghancurkan kepercayaan. Pikir ulang sebelum berkhianat agar laknat tak mendarat.

(Wahyu Pramudya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *