Khotbah Perjanjian Baru, Khotbah Pra Paska & Paska

Kegelapan Selama Tiga Jam

Kegelapan Selama Tiga Jam

Matius 27:45

oleh: Jenny Wongka †

Dalam rangka memperingati hari Kesengsaraan Tuhan kita Yesus Kristus, khususnya seminggu terakhir ini, secara pribadi kembali saya merenungkan apa yang Tuhan Yesus telah perbuat bagi saya. Dengan penuh beban saya ingin membagikan kepada kita apa yang saya peroleh melalui perenungan satu ayat, yakni Matius 27:45. Sebuah ayat yang begitu menarik perhatian saya, “Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.” Dalam teks bahasa Yunani kata “daerah” yang dipakai itu adalah “ge” yang bisa berarti land atau negeri; juga bisa berarti earth atau bumi. Jadi, “Mulai dari jam dua belas kegel­apan meliputi seluruh bumi itu sampai jam tiga.”

Ada pengajaran-pengajaran penting yang boleh kita timba dalam peristiwa kegelapan selama tiga jam itu. Saya rindu membicarakan dua hal dalam peristiwa kegel­apan yang menaku­tkan itu.

 

Kegelapan Selama Tiga Jam Itu Merupakan Suatu Mukjizat

Dari observasi objektif, sesungguhnya kegelapan merupakan fenomena alamiah yang terjadi di muka bumi ini. Namun sepanjang sejarah umat manusia, sejak penciptaan Allah atas langit dan bumi ini, tidak dapat dipungkiri bahwa kegelapan yang meliputi bumi pada siang hari pukul 12.00 hingga pukul tiga adalah tidak pernah terjadi. Bagi saya, kegelapan sela­ma tiga jam itu merupakan suatu mukjizat. Mukjizat ini terjadi sebagai deklarasi tindakan kehend­ak Allah yang independen atas alam semesta ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *