Renungan Berjalan bersama Tuhan

Kemah Orang Jujur

Kemah Orang Jujur

oleh: Pdt. Nathanael Channing

 

“Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar” (Amsal 14:11).

Kita semua pasti tahu arti sebuah “rumah”, bukan? Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam hidup kita. Kebutuhan fisik yang pokok adalah sandang, pangan, dan papan, yakni pakaian, makanan, dan rumah. Dari tiga kebutuhan pokok secara fisik, salah satunya adalah rumah. Apa sebenarnya rumah itu? Pertama, tentunya adalah tempat untuk berteduh dari hujan atau sengatan terik matahari.

Kedua, tempat beristirahat. Setelah menjalani pekerjaan seharian, pulang sore atau larut malam, maka di rumah kita bisa beristirahat. Selanjutnya, rumah adalah tempat untuk bermain-main bersama anak-anak, bersenda gurau, bersantai, dan melepaskan kelelahan sepanjang hari. Di rumah kita bisa berkumpul, makan bersama, dan nonton televisi bersama. Rumah juga tempat kelanjutan dari pekerjaan kantor yang belum selesai, tempat anak-anak membuat pekerjaan rumahnya, tempat istri mengembangkan bakat masaknya, dan sebagainya. Rumah menjadi awal sekolah bagi anak-anak sampai dewasa, tempat saling belajar kehidupan di sepanjang hidup kita, tempat saling berbagi kasih, berbagi suka dan duka, dan masih banyak lagi fungsi rumah bagi kehidupan kita.

Dengan pemahaman rumah seperti itu, Amsal mengatakan, “Rumah orang fasik akan musnah.” Apa sebenarnya yang dimaksudkan oleh Amsal? Jelas bahwa arti sebuah rumah ternyata tidak sesederhana hanya untuk memenuhi kebutuhan fisik, melainkan juga kebutuhan jiwa dan rohani kita. Rumah menjadi sarana yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Kebutuhan jiwa, seperti kasih sayang, perhatian, saling menguatkan, menopang satu dengan yang lain, penghargaan, pujian, dorongan semangat, dan sebagainya; sangat dibutuhkan dalam kehidupan jiwa kita. Demikian juga kebutuhan rohani, sangat diperlukan bagi semua orang yang tinggal di dalam sebuah rumah. Rumah adalah tempat kita berlutut dan berdoa, tempat kita sungguh-sungguh bersandar kepada Tuhan untuk hari ini dan esok. Rumah adalah tempat kala Tuhan hadir memberikan segala berkat dan cinta kasih-Nya yang konkret, nyata dalam kehidupan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *