Khotbah Perjanjian Baru

Kemuliaan Hidup Anak-anak Allah

Kemuliaan Hidup Anak-anak Allah (Roma 8:17-21)

oleh : Andy Kirana

 

Shalom. Puji Tuhan hari ini kita boleh bersekutu di dalam Tuhan Yesus. Apa kabar, Saudara? Amat baik. Puji Tuhan. Sekarang saya akan membagikan berkat firman Tuhan dengan  tema: Glory of Living. Dalam tema ini kita akan belajar bagaimana kita sebagai anak-anak Tuhan boleh menemukan kemuliaan di dalam kehidupan ini melalui penderitaan. Mari kita mendasari tema ini dengan sebagian firman Tuhan yang saya ambil dari surat Paulus kepada Jemaat di Roma pasal 8 ayat 17 sampai dengan ayat 21.

Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli warisnya, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Sebab, aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Melalui surat Roma ini kita melihat ada satu rahasia besar yang ingin disingkapkan oleh Allah melalui setiap kehidupan anak-anak Tuhan. Kita sebagai anak-anak Allah akan menerima warisan dari Allah. Saudara dan saya sebagai ahli waris yaitu orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerima warisan itu bersama-sama dengan Kristus.

Namun, kita harus ingat bahwa warisan itu akan kita terima bersama-sama dengan Kristus jika kita menderita bersama-sama dengan Kristus. Mengapa harus demikian? Supaya kita dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Nah, inilah yang dinamakan Glory of Living. Inilah yang dinamakan kemuliaan kehidupan anak-anak Allah. Kemuliaan kehidupan ahli waris Kerajaan Allah. Waduh kok kemuliaan harus dilalui melalui penderitaan, nggak enak rek. Gitu, ya? Saudara, mari kita belajar saat ini karena saya percaya Allah ingin menyingkapkan setiap kemuliaan, setiap glory yang Dia taruh di dalam kehidupan Saudara sehingga kemuliaan itu nyata… sehingga ketika orang lain melihat Saudara, mereka melihat kemuliaan Allah ada di dalam hidup Saudara.

Saya akan memberikan suatu gambaran awal mengenai kemuliaan.

Ini adalah jeruk. Saya ingin bertanya mengenai kemuliaan jeruk. Menurut Saudara, sesungguhnya jeruk ini dinamakan jeruk karena apanya? Apakah karena warnanya? Atau mungkin karena kulitnya? Atau mungkin karena isinya? Isinya. Iya. Baik. Katakan bahwa kemuliaan buah jeruk ini karena isinya. Pertanyaannya, saat Saudara sudah mendapat isi jeruk ini, tapi belum merasakan buahnya, apakah Saudara sudah merasakan bahwa lho iki lho jeruk? Belum. Kemuliaan jeruk ini baru tampak keluar saat Saudara mengupasnya, mengunyahnya atau memerasnya, dan menikmati air jeruknya. Betul begitu? Ya. Sehingga saya bisa mengatakan bahwa kemuliaan jeruk itu ada pada airnya. Betul? Ya. Bukan pada daunnya, bukan pada kulitnya, tetapi air yang ada di dalam jeruk ini. Jadi, kemuliaan jeruk itu keluar saat dikunyah atau diperas.

1 thought on “Kemuliaan Hidup Anak-anak Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *