Renungan

Laborare Est Orare

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya

Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.

Amsal 16:3

Ora et Labora, kita tentu sudah tak asing lagi dengan frasa Latin ini yang berarti berdoa dan bekerja. Bekerja dan berdoa menjadi satu kesatuan yang penting. Namun, kemungkinan besar kita masih asing dengan frasa Latin ini: laborare est orare. Laborare est orare berarti to work is to pray (bekerja berarti berdoa).

Jangan kita berpikir bahwa laborare est orare (bekerja berarti berdoa) berarti jika kita bekerja keras, maka kita tidak perlu lagi berdoa. Laborare est orare justru berasal dari komunitas rahib yang mempunyai jam-jam doa rutin sebanyak tujuh kali sehari. Komunitas ini menghayati betapa kerja mereka juga merupakan bagian dari doa, sebuah relasi dengan Allah yang mewujud nyata dalam bentuk berpikir, membanting tulang, dan memeras keringat dalam bekerja.

“Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu” (Amsal 16:3).

Amsal ini mengingatkan kepada kita bahwa ada keterbatasan dalam segala rencana manusia. Manusia tidak berkuasa mengendalikan segala sesuatu untuk menjamin bahwa rencananya akan berhasil. Frasa “serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN” mengajak kita untuk mengingat kehadiran Tuhan, bahkan di tengah kerja keras kita. Mengingat Tuhan di tengah segala kerja keras kita, pada hakikatnya itu sudah merupakan sebuah doa. 

Berdoalah dengan kerja kerasmu dan kerja cerdasmu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *