Khotbah Perjanjian Lama

Memento Mori

Andy Kirana          : Dengan Bapak Siapa?

Jimmy                     : Jimmy.

Andy Kirana          : Pak Jimmy, ini ada sekotak uang. Silakan dibuka. (memberikan sekotak uang kepada Jimmy). Coba dihitung ada berapa keping uang Rp100.?

Jimmy                      : (menghitung kepingan uang). Ada dua puluh.

Andy Kirana          : Yang 2000-an ada berapa?

Jimmy                      : (menghitung lembaran uang 2000-an). Ada sepuluh.

Andy Kirana          : Yang 100.000?

Jimmy                      : Satu.

Andy Kirana          : Uang mana yang paling banyak kepingan atau lembarannya?

Jimmy                      : Yang Rp100.

Andy Kirana          : Yang lembarannya paling sedikit?

Jimmy                      : Rp100.000

Andy Kirana          : Uang mana yang paling besar nilainya?

Jimmy                      : Yang satu lembar… yang seratus ribu.

Saudara… saya mengibaratkan orang yang berumur panjang tetapi hidupnya tidak bernilai; itu sama dengan uang receh Rp100 ini. Umurnya panjang… kepingannya banyak… tapi nilainya kecil. Ada juga orang yang umurnya sangat singkat… lembarannya sedikit, hanya satu lembar. Tapi, sekalipun hanya singkat, hidupnya sangat bernilai di hadapan Tuhan. Itu saya ibaratkan dengan selembar uang Rp100.000. Ngomong-ngomong… berapa nilai hidup yang Saudara jalani saat ini? Mari kita tingkatkah nilai hidup kita semaksimal mungkin di hadapan Tuhan.

Saudara… doa Daud mengajarkan itu kepada kita. Daud mengungkapkan doa itu pada masa tuanya. Dia tidak minta supaya Tuhan menambahkan umurnya… memperpanjang umurnya. Sebaliknya, Daud ingin bernilai tinggi di hadapan Tuhan. Dia ingin menambah-nambahkan nilainya di hadapan Tuhan. Inilah yang ingin Tuhan ajarkan kepada kita selagi kita masih punya kesempatan sekarang ini. Mari kita senantiasa ber-memento mori setiap saat agar hidup kita semakin produktif di hadapan Tuhan dan sesama.

Sekarang mari kita buka kedua telapak tangan kita (jemaat membuka kedua telapak tangannya). Sudah semua? Sudah. Sekarang lihatlah. Di kedua belah telapak tangan kita ada dua huruf M: Memento Mori… “Ingatlah Anda akan mati.” Ingatlah dengan sukacita dan keyakinan penuh, di balik kematian itu ada kebangkitan dan hidup yang kekal. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *