Renungan Berjalan bersama Tuhan

Menggemakan Firman Tuhan

Menggemakan Firman Tuhan

1 Tesalonika 1: 1-10

Oleh: Pdt. Nathanael Channing

Dalam bentuk apakah iman dinyatakan kepada orang lain? Atau dalam wujud apakah iman itu diperlihatkan kepada yang lain? Kalau kita adalah seorang pekerja, kita pasti tahu apa artinya promosi atau demonstrasi. Promosi atau demonstrasi sangat dibutuhkan dalam dunia pemasaran karena hanya melalui promosi dan demonstrasilah barang-barang yang dijual bisa laku keras. Promosi yang baik akan memperkenalkan mutu barang yang dijualnya dan fungsi barang itu. Demonstrasi yang baik akan menunjukkan mutu, kualitas, dan kekuatan barang yang dijualnya. Pemasaran dan demonstrasi yang gagal dapat dipastikan terjadi karena promosi dilakukan dengan tidak baik dan tidak tepat. Promosi adalah tindakan demonstrasi yang bisa disaksikan dengan nyata. Sebagai contoh, penjual gelas ajaib. Gelas ini tahan banting, maka dalam promosi untuk melariskan gelas itu, sang penjual benar-benar berani mendemonstrasikan dengan membanting gelas itu ke lantai, untuk membuktikan bahwa gelas itu tidak akan pecah. Bahkan sang penjual berani mempersilakan orang yang menonton untuk membanting sendiri gelas itu, dan ternyata gelas itu memang tidak pecah. Tindakan demonstrasi yang demikian benar-benar meyakinkan penonton bahwa gelas itu benar-benar gelas ajaib. Dengan promosi dan demonstrasi, penjual berharap mendapatkan konsumen sebanyak mungkin, yang berkeyakinan penuh bahwa barang yang ditawarkan itu bermutu tinggi sehingga membeli barang tersebut tanpa ragu. Gelas itu sudah dibuktikan oleh siapa pun yang mau mencobanya!

Pergumulan yang sama dialami oleh Paulus. Kehidupan kekristenan sama dengan gelas ajaib itu. Kehidupan orang beriman juga harus terbukti tahan banting karena dengan tahan banting hal itu akan membedakan mereka dengan orang-orang dunia yang belum mengenal anugerah keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus. Paulus memberikan kesaksian tentang kehidupan jemaat di Tesalonika. Dia berkata, “Karena dari antara kamu firman Tuhan bergema bukan hanya di Makedonia dan Akhaya saja, tetapi di semua tempat telah tersiar kabar tentang imanmu kepada Allah, sehingga kami tidak usah mengatakan apa-apa tentang hal itu” (1 Tesalonika 1:8). Paulus menjelaskan keterkaitan antara pemberitaan firman Tuhan, iman, dan gema kehidupan. Tiga hal itu tidak dapat dipisah-pisahkan. Firman Tuhan yang diberitakan itu akan menguatkan iman kita dan iman yang semakin kuat itulah yang akan tahan banting dalam melalui pergumulan dan beban kehidupan kita. Kita dimampukan oleh Tuhan untuk menjalani kehidupan ini dengan penuh sukacita dan berkemenangan.

Kehidupan yang mendemonstrasikan iman akan menghasilkan kesaksian yang nyata bagi orang lain. Jemaat di Tesalonika mampu menyatakan kehidupan imannya melalui perbuatan sehingga orang lain dapat melihat dan menyaksikan bagaimana hidup orang Kristen itu. Dengan menyaksikan bagaimana hidup orang Kristen, itulah wujud pemberitaan Injil yang nyata bagi dunia. Itulah panggilan kita. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *