Khotbah Perjanjian Lama

Mewaspadai Tipu Muslihat Iblis

Strategi seperti ini masih terus dipakai oleh iblis untuk menjatuhkan manusia ke dalam berbagai-bagai dosa. Lot, keponakan Abraham, hidup berkompromi dengan dosa bersama masyarakat Sodom dan Gomora. Hal itu dimulai dengan Lot tertarik dengan daerah kota Sodom dan Gomora. Lalu karena tertarik, Lot dan keluarganya memilih untuk tinggal dekat dengan kota itu. Lalu Alkitab selanjutnya mencatat bahwa Lot dan keluarganya tinggal dalam kota Sodom. Bahkan kemudian Lot memiliki dua calon menantu orang Sodom yang sama sekali tidak beriman kepada Allah. Iblis menyeret Lot dan keluarganya untuk hidup berkompromi dengan dosa step by step.

Contoh lain adalah Petrus. Petrus pernah jatuh dalam dosa yang memilukan hati, yaitu menyangkali Tuhan Yesus sebanyak tiga kali. Kalau kita melihat kisahnya, maka kejatuhan Petrus juga terjadi step by step. Dimulai dengan ia tidak berjaga-jaga dalam doa. Lalu ia mau mengatasi hal rohani dengan kekuatan jasmani (yaitu dengan mengayunkan pedangnya memotong telinga seorang yang bernama Malkus). Lalu Petrus mengikuti Tuhan Yesus, tapi mengikuti-Nya dari jauh. Maka step berikutnya lagi, jatuhlah ia dalam penyangkalan akan Tuhannya sebanyak tiga kali.

Ada peribahasa yang berbunyi demikian, “Karena satu paku terlepas, maka terlepaslah satu tapal kuda. Karena terlepasnya satu tapal kuda, maka jatuhlah seekor kuda. Karena jatuhnya seekor kuda, maka jatuhlah seorang prajurit dalam pertempuran. Karena jatuhnya seorang prajurit, maka kalahlah sebuah pasukan. Karena kalahnya sebuah pasukan, maka jatuhlah sebuah negara.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *