Khotbah Perjanjian Lama

Mewaspadai Tipu Muslihat Iblis

Jadi runtuhnya sebuah negara dimulai dengan lepasnya sebuah paku dari sebuah tapal kuda. Ini bisa menjadi suatu gambaran bahwa kejatuhan kita dalam dosa seringkali dimulai dari step yang kecil. Dan salah satu tipu muslihat iblis adalah memang menyeret kita manusia untuk jatuh dalam dosa step by step. Dari yang kelihatannya sederhana perlahan-lahan, tanpa kita sadari ataupun sadari, tahu-tahu kita sudah masuk perangkapnya. Kita sudah jatuh dan hidup dalam dosa. Membuat kita meragukan kasih Allah.

Salah satu tipu muslihat iblis adalah membuat kita meragukan dan tidak mengenali kasih Allah kepada kita.

Iblis bertanya kepada Hawa, “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya bukan?” (ayat 1b). Dengan memutarbalikkan fakta yang sesungguhnya, iblis mau supaya Hawa berpikir bahwa Allah tidak suka manusia enjoy life. Padahal fakta kebenarannya adalah bahwa Allah membolehkan semua buah dalam taman itu dimakan/dinikmati, kecuali buah pohon pengetahuan yang baik dan jahat. Saat Hawa menjawab dengan mengatakan kebenaran yang sesungguhnya (ayat 3), kembali iblis menjawab agar Hawa meragukan kasih Allah. “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat” (ayat 4-5). Dengan jawaban iblis ini, maka ia mau membuat Hawa berpikir bahwa Allah menyembunyikan sesuatu yang baik/menyenangkan terhadap manusia. Allah tidak suka manusia menjadi seperti diri-Nya. Iblis mau membuat kita manusia meragukan atau tidak mengenali kasih Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *