Khotbah Perjanjian Lama

Mewaspadai Tipu Muslihat Iblis

Manusia jatuh dalam tipu muslihat iblis dengan melihat bahwa melakukan pelanggaran itu kelihatannya menyenangkan. Hawa melihat bahwa buah pohon yang dilarang Allah itu “baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya” (ayat 6). Dosa yang kelihatannya menyenangkan dalam 1 Yohanes 2:16 dihubungkan dengan “keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup”. Banyak orang yang menghubungkan dosa yang keliahatannya menyenangkan ini dengan 3-TA (harta, tahta dan wanita / dosa percabulan). Banyak orang tidak menyadari bahwa dosa yang kelihatannya menyenangkan ini, ujungnya adalah maut. “Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut” (Amsal 16:25).

Orang-orang Eskimo yang hidup di Kutub Utara, memiliki cara unik menangkap beruang liar. Mereka membuat pisau tajam panjang yang bermata dua, lalu melumuri bagian atasnya dengan darah binatang segar. Darah itu membeku menjadi seperti es krim darah. Lalu diletakkan di beberapa tempat dimana beruang-beruang liar suka melewatinya. Saat beruang-beruang liar melihat es krim darah itu mereka akan menjilatinya. Pada waktu darah yang dijilati itu habis, maka darah segar yang berasal dari lidahnya sendiri akan disangkanya darah segar yang enak. Maka beruang-beruang itu akan lebih semangat lagi menjilatinya. Mereka tidak sadar bahwa darah segar itu adalah darahnya sendiri. Lambat laun beruang-beruang itu akan kehabisan darah, menjadi lemas dan pingsan ataupun mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *