Khotbah Topikal

Never Give Up!

Never Give Up!

Oleh: Pilipus Ferdinand

 

Pendahuluan

Saudara-saudara, data statistik menunjukkan bahwa dalam satu dekade terakhir ini, jumlah kasus bunuh diri di Indonesia meningkat dengan tajam.  Hampir semua kejadian tragis itu dilatarbelakangi oleh persoalan misalnya dendam, cemburu dan keadaan ekonomi.  Dari berbagai kasus itu yang paling mencengangkan adalah kasus bunuh diri bersama.  Misalnya saja pada tahun 2005 lalu, satu keluarga di Pekalongan Jawa Tengah, nekad bunuh diri dengan cara membakar rumah tempat tinggal mereka.  Dan tentunya yang masih segar dalam ingatan kita yaitu kasus yang terjadi pada awal tahun 2007 lalu di Malang.  Ketika itu ada seorang ibu bernama Junaniah Merci ditemukan tewas bersama keempat anaknya di dalam kamar.  Diduga ibu ini sengaja membunuh anak-anaknya sebelum akhirnya ia sendiri bunuh diri.  Di dekat tempat tidur lima jenazah itu ditemukan apotas dan sejumlah pil.  Kematian Junaniah bersama keempat anaknya itu sepertinya sudah direncanakan.  Setidaknya ini terlihat dari berjejernya jenazah 4 bocah itu di ranjang utama.  Sedangkan jenazah Junaniah tergeletak di bawah ranjang.  Peristiwa ini sangat memukul keluarga besarnya.   

Rapuhnya pertahanan diri dan keyakinan, terkadang membuat kita tidak sanggup menghadapi gempuran berbagai masalah.  Selain masalah sakit penyakit, masalah ekonomi seperti harga sembako yang semakin mahal, biaya sekolah yang semakin tinggi, dan ongkos kesehatan yang semakin tak terjangkau, sering kali juga turut menambah beratnya beban hidup.  Dan saudara, dalam menghadapi kondisi ini, kita mempunyai 2 pilihan: Bertahan dan terus berjuang, atau putus asa dan menyerah pada keadaan?  Dari data di atas, kita melihat bahwa bagi sebagian orang, beban itu terasa begitu berat untuk mereka pikul sehingga akhirnya opsi kedualah yang mereka pilih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *