Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Khtobah Natal: Berharga Walau Dipandang Sebelah Mata

Berharga Walau Dipandang Sebelah  Mata Lukas 2:8-20 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Anak bawang, begitulah frasa dalam bahasa Indonesia yang hendak menggambarkan orang tertentu yang tidak masuk hitungan atau dianggap belum mengerti apa-apa. Seperti ketika Anda harus bermain sepak bola, tetapi kurang satu orang. Lalu, seseorang dimasukkan ke dalam tim itu hanya untuk membuat… Read More Khtobah Natal: Berharga Walau Dipandang Sebelah Mata

Khotbah Natal

The Joy of First Noel

Lukas 2:8-20 Oleh: Sepridel Hae Tada  Saudara-saudara, bulan Desember identik dengan bulan Natal. Hal ini terlihat dari dekorasi Natal yang bermunculan di mana-mana. Di gereja-gereja, sekolah-sekolah Kristen, kampus-kampus termasuk kampus kita tercinta ini, bahkan berbagai pusat perbelanjaan juga tidak mau ketinggalan. Pohon natal yang unik-unik juga mulai bermunculan.  Bahkan di tahun 2010, sebuah pohon Natal termahal… Read More The Joy of First Noel

Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Khotbah Natal: Tuhan Beserta Kita, untuk Apa?

Tuhan Beserta Kita, untuk Apa? Matius 2:13-23 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Dalam drama kelahiran Yesus Kristus yang dipentaskan pada hampir setiap Natal, kita selalu melihat bahwa drama itu berakhir dengan bahagia. Maria, Yusuf dan bayi Yesus dikunjungi oleh para gembala dan orang-orang majus dalam suasana yang mengharukan dan membahagiakan. Sebuah adegan yang sulit… Read More Khotbah Natal: Tuhan Beserta Kita, untuk Apa?

Khotbah Natal

Aku Sudah Datang

Lukas 2:22-40 Oleh: Sepridel Hae Tada  Saudara-saudara, jelang akhir semester dan akhir tahun seperti ini mengingatkan saya akan pengalaman ketika masih kuliah di SAAT Malang. Di kalangan mahasiswa ada suatu istilah yang popular yaitu pengharapan eskatologis. Eskatologis artinya masa yang akandatang. Apa sih pengharapan eskatologis bagi kami? Jawabannya adalah liburan bersama keluarga. Oleh karena itu, sekitar… Read More Aku Sudah Datang

Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Lama

Khotbah Natal: Hilang Harapan, Masa Depan Berantakan?

Hilang Harapan, Masa Depan Berantakan? Yesaya 40:1-11 oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya   Suatu kali, saya mendapatkan kejutan yang menyenangkan.  Saya memenangkan hadiah senilai 20 juta rupiah dari sebuah hypermarket. Di dalam surat pemberitahuan itu terlampir kupon dengan tulisan tangan saya yang jelek. Tidak mungkin dipalsukan. Selain itu, terlampir surat keterangan dari departemen sosial tentang… Read More Khotbah Natal: Hilang Harapan, Masa Depan Berantakan?

Renungan

Menyingkapkan Kepalsuan

Oleh : Teguh Hariyanto Mikha 3:1-12 1 Kataku: Baiklah dengar, hai para kepala di Yakub, dan hai para pemimpin kaum Israel! Bukankah selayaknya kamu mengetahui keadilan, 2 hai kamu yang membenci kebaikan dan yang mencintai kejahatan? Mereka merobek kulit dari tubuh bangsaku dan daging dari tulang-tulangnya; 3 mereka memakan daging bangsaku, dan mengupas kulit dari… Read More Menyingkapkan Kepalsuan

Renungan

Mengapa Berdusta?

Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya: … lidah dusta. Amsal 6:16-17 Seorang peneliti bernama Dan Ariely melakukan penelitian lapangan untuk mengetahui mengapa orang berdusta. Ia mengumpulkan beberapa orang di dalam sebuah ruangan dan meminta mereka mengerjakan 6 soal matematika selama 5 menit. Dan… Read More Mengapa Berdusta?