Khotbah Perjanjian Lama

Pembaharuan Perjanjian

Pembaharuan Perjanjian (Yosua 24:14-15)

oleh: Andy Kirana

 

Shalom. Puji Tuhan pada hari ini kita boleh bersama-sama bersekutu. Pada saat ini saya akan berbicara mengenai Covenant Renewed. Pembaharuan Perjanjian. Perjanjian yang diperbaharui senantiasa. Ini merupakan satu pokok yang sangat penting di dalam kehidupan kita karena kita tidak pernah lepas dari covenant. Tidak pernah lepas dari perjanjian. Mengapa demikian? Karena kita adalah anak-anak perjanjian. Oleh karena itu, karena kita anak-anak perjanjian, kita pun juga diminta oleh Tuhan untuk senantiasa memperbaharui perjanjian kita. Pembaharuan perjanjian ini penting karena sering kali kita melupakan perjanjian itu. Saya ingin mengajak Saudara bersama-sama membaca Kitab Yosua pasal 24 ayat 14 dan ayat 15. Demikian firman Tuhan:

Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!

Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Ini merupakan ayat yang sangat istimewa. Karena apa? Karena ini diucapkan oleh Yosua sebelum Yosua dipanggil Tuhan. Kalau Saudara baca di ayat berikutnya, Saudara akan mendapati Yosua dipanggil Tuhan pada usia 110 tahun. Jadi, ayat ini merupakan perkataan Yosua di masa tuanya. Ini merupakan perkataan terakhir Yosua kepada umat Israel sebelum dia meninggal. Ayat ini semacam wasiat. Saya membayangkan, misalnya orangtua kita akan dipanggil Tuhan. Dia lalu mengumpulkan anak-anak, cucu-cucu dan saudara-saudaranya untuk memberikan pesan-pesan terakhir. Bukankah kita yang hidup akan memperhatikan sungguh-sungguh pesan terakhirnya itu? Betul, ya? Dan, bahkan itu akan kita ingat terus dan menjadi pegangan di dalam kehidupan kita. Demikian juga dengan Yosua pasal terakhir itu.

Kita akan melihat apa yang sesungguhnya diinginkan oleh Yosua… apa yang sesungguhnya diinginkan oleh Allah dari umat-Nya pada saat itu, demikian juga kepada kita semuanya saat ini.

Kalau kita membaca ayat 15 bagian terakhir, saya merasakan ada satu power, ada satu kekuatan, ada satu kuasa yang luar biasa yang mendorong Yosua untuk mengungkapkan semuanya itu di hadapan umat Israel. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah, kami akan melayani, kami akan tetap beriman kepada Allah. Ini satu komitmen yang kuat sekali, Saudara. Dan inilah yang merupakan pembaharuan perjanjian yang dilakukan oleh Yosua di hadapan orang-orang Israel. Walaupun sebelumnya perjanjian itu sudah diungkapkan, Yosua perlu mengulang kembali, memperbaharui kembali perjanjian ini di hadapan Tuhan.

1 thought on “Pembaharuan Perjanjian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *