Khotbah Perjanjian Lama

Rancangan Allah bagi Keluarga

 

Apa yang Salah dengan Keluarga?

Apa yang salah dengan keluarga masa kini? Bukankah keluarga dirancang oleh Allah sebagai sebuah surga kecil di dunia ini? Namun, mengapa keluarga justru terasa seperti neraka? Mungkin juga tidak separah ini. Keluarga Anda damai-damai saja, tetapi gersang. Keluarga Anda sepertinya baik-baik, tetapi tidak ada kehangatan di dalamnya. Masing-masing sibuk dengan urusannya sendiri. Dalam keadaan seperti ini, mampukah keluarga mengemban amanat Tuhan untuk mengusahakan dunia ini?

Kitab Kejadian memaparkan kepada kita asal mula kehidupan keluarga yang bergerak keluar dari rencana Allah. Keluarga dirancang oleh Allah untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya di dunia. Namun jangan lupa, di tempat Allah bekerja, di situ pula Iblis tidak kalah kerasnya berusaha untuk menghancurkan pekerjaan Allah. Iblis datang dengan godaan yang sangat menarik kepada Adam-Hawa, “Kamu akan menjadi seperti Allah” (Kejadian 3:5). Adam dan Hawa jatuh ke dalam godaan itu, dan Allah mengetahuinya. Ketika Allah bertanya, mereka bersembunyi. Ketika Allah bertanya kepada Adam, ia menyalahkan Hawa. Hawa menyalahkan ular. Pada akhirnya, keluarga yang tak lagi menempatkan Allah di tengah-tengah kehidupan mereka itu menjadi keluarga yang rapuh, yang melahirkan seorang pembunuh. Kain membunuh Habel, adiknya sendiri.

Keluarga yang tidak menghadirkan Allah di tengah-tengah mereka adalah keluarga yang rapuh. Rapuh karena ibarat rumah, ia dimangsa oleh rayap-rayap ego dan kesombongan anggota-anggotanya. Dari luar tampak indah, tetapi kekuatan di dalam sudah habis. Di tempat Allah tak lagi bertakhta, di situlah ego dan kesombongan merajalela. Apa konsekuensinya bila Allah tak lagi bertakhta di tengah keluarga?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *