Khotbah Topikal

Seri Pengakuan Iman Rasuli: Aku Percaya! (1)

Seri Pengakuan Iman Rasuli: Aku Percaya!

oleh : Ps. Michael Chrisdion

 

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus AnakNya Yang Tunggal, Tuhan Kita.
  • Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.
  • Yang menderita sengsara dibawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan mati dan dikuburkan turun ke dalam kerajaan maut.
  • Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.
  • Naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa.
  • Dan dari sana Ia akan datang
  • untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus.
  • Gereja yang Kudus dan Am, persekutuan Orang Kudus
  • Pengampunan Dosa. – Kebangkitan Tubuh.
  • dan Hidup Yang Kekal. AMIN.

 

APAKAH APOSTLE CREED (PENGAKUAN IMAN RASULI)?

Menurut sejarah, para rasul (murid-murid Yesus) sendirilah yang menulis kredo ini pada hari ke-10 setelah kenaikan Yesus Kristus ke sorga, yaitu pada Hari Pentakosta. Karena isinya mengandung 12 butir, ada keyakinan bahwa masing-masing murid Yesus menuliskan satu pernyataan di bawah bimbingan Roh Kudus. Dan setelah itu terbentuklah gereja yaitu setelah Petrus berkotbah pada 3000 orang di Yerusalem.

 

MENGAPA KITA MEMBICARAKANNYA?

Pengakuan iman Rasuli ini sebenarnya tidak ada kuasanya ibarat bulan yang hanya memantulkan cahaya matahari demikian pengakuan ini hanya mengacu pada doktrin-doktrin yang ada dalam Alkitab. Mengapa kita perlu membicarakannya yaitu :

  1. Membantu memperbaiki pengertian yang salah.
  2. Membangun dan membentuk spiritual formation yaitu
  • Keseimbangan pandangan dalam pengajaran Alkitab
  • Kejelasan pengertian
  • Memberikan nasehat

 

“ AKU PERCAYA “

Rom 10:10-11

10Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. 11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

Inilah order dari keselamatan yaitu kalau kita bisa percaya itu bukan karena mendengar kotbah  atau pekerjaan kita sendiri namun adalah karya dari Roh Kudus (1 Korintus 12:3). Bukan kita yang memilih Tuhan namun Tuhan yang memilih kita (Yohanes 15:16)

Agama berkata lakukan ini dan itu namun Yesus berkata telah selesai. Sebab itu bukan apa yang saya ketahui atau lakukan namun apa yang saya percayai.

Ada orang yang percaya namun sebenarnya belum percaya namun hanya tahu (contoh banyak yang tahu olahraga itu penting namun tidak semua benar-benar melakukannya)

Kepercayaan kita menentukan kehidupan kita. Kalau kita menaruh kepercayaan kita pada kekayaan atau yang lain maka kita bisa stress. Namun kalau kita menaruh percaya kita pada Yesus maka hidup kita tidak akan mengalami ketakutan atau kekuatiran (Amsal 4:23).

 

“ KEPADA ALLAH BAPA YANG MAHA KUASA KHALIK LANGIT DAN BUMI”

Mat 6:9-13

9Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak- Mu di bumi seperti di sorga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *