Khotbah Topikal

Seri Pengakuan Iman Rasuli: Aku Percaya pada Roh Kudus (5)

Seri Pengakuan Iman Rasuli: Aku Percaya pada Roh Kudus

oleh: Ps. Michael Chrisdion

 

Banyak orang yang tidak suka sayur karena mungkin rasanya yang aneh. Namun saat mereka mengerti betapa pentingnya dan bernutrisinya itu serta membiasakan untuk makan maka mereka akan mulai memakannya.

Mungkin ilustrasi ini tidak sempurna tetapi waktu kita berbicara mengenai Roh Kudus maka kita sering mengkonotasikan Roh Kudus dengan hal-hal yang mistis, aneh, klenik dan sering dihubungkan dengan “karunia-karuniaNya” seperti bahasa Roh, nubuatan, tumbang dalam Roh, mengusir setan dan tanda-tanda mujizat, dll. Padahal apa yang dikerjakan Roh Kudus dalam hidup orang percaya maknanya jauh lebih penting dari sekedar karunia-karuniaNya.

Akibatnya kita sering mempunyai pandangan yang salah terhadap Roh Kudus.  Dan kita sering terkelabuhi dalam menginginkan karunia-karunia tersebut tapi takut juga, ragu-ragu atau mungkin merasa risih. Dan yang lebih menyedihkan bahwa banyak orang tidak menangkap esensi pengertian siapa Roh Kudus sebenarnya dan peranNya yang sesungguhnya .

 

TUHAN MENGIRIMKAN SEORANG PENOLONG

Yoh 14:16-17 
16Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 17yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. 18Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu. 19Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup.

Disini Yesus sedang berbicara tentang konsep baru dimana kalau dulu jaman Perjanjian Lama itu Roh Kudus sifatnya visitasi namun sekarang karena karya Kristus maka Roh Kudus tinggal dalam hidup kita selama-lamanya (habitasi)

Dia berjanji bahwa tidak akan meninggalkan kita sebagai yatim piatu dan kita tidak akan ditinggal sendirian karena Dia tahu bahwa kita membutuhkan penolong.

Yatim piatu itu berbicara tentang orang tanpa Tuhan yaitu mereka mencari jati diri, identitas serta mencari sesuatu untuk memuaskan mereka dan biasanya semakin mereka berusaha untuk puas maka semakin mereka menemukan kehampaan. Misal yang single ingin punya pacar, yang pacaran ingin tunangan dan yang tunangan ingin menikah.

Kita juga ingin mengontrol kehidupan kita dan semakin kita berusaha mengontrol kehidupan kita maka semakin kita kehilangan kontrol. Dan semakin kita berusaha maka semakin kacau hidup kita. Namun ada kabar baik yaitu:

 

KITA BUKAN  YATIM PIATU NAMUN TUHAN MENGUBAH IDENTITAS KITA MENJADI ANAK

Ketika berbicara tentang identitas maka Ps. Michael memberi ilustrasi bahwa sebagai suami Novie dia sudah 16 TAHUN menikah dan berdoa itu akan masih 30-40-50 tahun kalau Tuhan mengijinkan. Dia sangat mencintai istrinya demikian juga berharap istrinya terus mencintainya. Namun dia sadar bahwa identitas ini hanya sementara karena bakalan ada waktunya mereka akan berpisah. Demikian juga memiliki identitas sebagai orangtua yang mengasihi anak-anak atau sebagai gembala juga hanya sementara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *