Khotbah Topikal

Seri Pengakuan Iman Rasuli: dan Kepada Yesus Kristus, Anaknya yang Tunggal (2)

Seri Pengakuan Iman Rasuli: dan Kepada Yesus Kristus, Anaknya yang Tunggal (2)

oleh : Ps. Michael Chrisdion

 

  • Dan kepada Yesus Kristus AnakNya Yang Tunggal, Tuhan Kita.Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.
  • Yang menderita dibawah pemerintahan Pontius Pilatus,  disalibkan mati dan dikuburkan

 

PERSPEKTIF FIRMAN (TUHAN) DAN PERSPEKTIF DUNIA (MANUSIA)

Mengapa menjelaskan konsep kebenaran Firman pada manusia umumnya sangat susah yaitu karena titik awal pola berpikirnya tidak sama yaitu manusia mengukur segala sesuatu yaitu dari bagaimana memenuhi kebutuhan, hak dan kewajibannya. Sedang Firman pusatnya pada Tuhan yaitu bagaimana manusia dipenuhi dan dipelihara Tuhan serta kewajibannya dijabarkan oleh Tuhan

Perspektif dunia yaitu tujuan manusia diciptakan untuk berbahagia, sukses dan dapat menikmati dunia. Sedang perspektif Tuhan yaitu tujuan manusia diciptakan untuk bersekutu dengan Tuhan dan sesama untuk memuliakan Tuhan sehingga disitulah letak sukacita, damai sejahtera dan ketenangannya.

Problem dengan perspektif dunia membuat manusia menjadi sakit karena disaat manusia membuat dirinya menjadi pusat segalanya maka keadaannya tidak makin baik namun justru makin buruk, contoh :  Saat beroleh cinta melalui pernikahan atau hubungan disitu dikecewakan. Saat berpikir beroleh kenikmaatan disitu ada kehampaan. Bahkan yang ada adalah kecanduan yang menghancurkan hidupnya yaitu dengan narkoba, alcohol, seks bebas,dll. Juga ada penyakit,balas dendam, kecanduan, tabiat buruk,pembunuhan, penipuan, pelecehan, penderitaan, kebencian, iri hati dll.

Semua ini hanya gejala dari penyakit yang sebenarnya adalah dosa  dan  problem ini tidak bisa di atasi oleh caranya manusia tetapi harus dengan caranya Tuhan.

ROM 3:23-25
23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. 25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

 

MENGAPA HARUS MEMAKAI DARAH, DIDAMAIKAN DAN ADA PENEBUSAN?

Dosa itu menghina Tuhan karena dosa itu menginjak-injak kedaulatan Tuhan.Tuhan itu maha adil sehinga kalau ada dosa maka Dia tidak bisa membiarkannya;  Contoh:  kalau ada perampok bank dan dia tertangkap namun ketika di pengadilan dia minta maaf dan uang yang dirampoknya masih utuh serta dikembalikan. Dan.pada saat perampokan tidak ada korban jiwa lalu minta maaf dan minta diampuni dan akhirnya dilepaskan. Kalau anda hakim yang adil atau kalau akhirnya sampai ke telinga presiden, apakah akan dilepaskan? Tentunya  tidak,  karena kalau sampai dilepaskan maka apa jadinya kedaulatan bangsa Indonesia. Kalau keadilan tidak ditegakkan dan hukum dilecehkan maka mana ada keamanan dan ada kepercayaan akan kedaulatan atas bangsa dan hukum tersebut. Demikianlah Allah maha adil tetapi Dia juga adalah Allah yang maha kasih. Dia tidak mau menghukum karena pada dasarnya kita diciptakan untuk bersekutu dengan Dia dan untuk suatu hubungan dengan Dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *