Khotbah Perjanjian Baru

Tanda-tanda Kedatangan Kristus, Siapkah Kita? 

 

Dalam perikop ini, Yesus berkata bahwa kedatangan-Nya yang kedua kali akan didahului dengan kesengsaraan besar. Kitab Wahyu dengan jelas mengatakan bahwa banyak orang dimenangkan kepada Kristus selama masa itu (Wahyu 7:9-14), termasuk 144.000 orang saksi orang Yahudi yang akan mengabarkan Injil (Wahyu 7:1-8), dan terjadi kebangunan besar di negara Israel (Roma 11:26). Tetapi zaman itu akan didominasi oleh orang yang tidak percaya, orang fasik, dan berbagai peristiwa kebejatan manusia. Ketika itu akan muncul agama-agama palsu dan para pemimpin rohani yang palsu untuk menyesatkan orang banyak.

 

Sama seperti pada zaman Nuh, generasi kita ini akan mendapat peringatan demi peringatan, sementara gereja terus menerus memproklamirkan injil Tuhan. Yesus memberikan ilustrasi yang menarik. Pada waktu itu ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain ditinggalkan. Dalam bagian ini Yesus sedang memberikan figur paralel dengan kondisi zaman air bah, sebagian orang dibiarkan masuk ke dalam bahtera, sebagian besar ditinggalkan binasa dalam air bah.

 

Seperti yang disampaikan Rasul Petrus dalam kotbahnya pada Hari Pentakosta bahwa “… sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu, dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan” (Kisah Para Rasul 2:20,21). Pada momen terakhir itu ketika Sang Raja datang untuk mendirikan Kerajaan-Nya, sejumlah orang akan kembali kepada Kristus dalam ketulusan iman dan ditebuskan. Mereka akan dipisahkan sebagai domba-domba Tuhan oleh para malaikat, dan akan mewarisi kerajaan yang disediakan bagi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *