Khotbah Perjanjian Baru

Tanda-tanda Kedatangan Kristus, Siapkah Kita? 

 

Orang-orang yang tidak percaya, diibaratkan dengan para hamba yang jahat, sehingga mereka pun harus mempertanggungjawabkan apa yang mereka lakukan di hadapan Tuhan. Selama zaman akhir itu, sejumlah orang-orang fasik tetap mempertahankan keberdosaan mereka, tetap tegar tengkuk melawan Allah, serta sama sekali acuh terhadap kebenaran dan kemurahan panjang sabar Tuhan. Sejumlah orang lain akan sadar dengan kondisi dosa mereka dan merasa memerlukan Juruselamat, serta menyesali dosanya sebelum penghakiman Tuhan tiba. Tetapi mereka selalu berkata kepada diri sendiri: kedatangan Tuhanku masih lama lagi, Dia tidak akan segera tiba. Kita tidak sepantasnya memiliki sikap seperti itu, karena akan membuat kita lengah sembari berpikir bahwa kita masih memiliki waktu untuk bebas melakukan kehendak hati kita. Padahal itu semua adalah tipu daya Iblis yang paling ampuh, terutama bagi orang-orang muda.

 

Yesus kemudian melanjutkan bahwa “tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkanya, dan pada saat yang tidak diketahuinya.” Dalam kasus ini sang Tuan itu tidak akan datang sebagai Juruselamat dan Raja untuk memberkati dan memberikan pahala melainkan akan datang sebagai Hakim dan Eksekutor untuk menghakimi dan membinasakan. Dia akan membunuh hambanya dan membuatnya bernasib sama dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi dalam api kekal itu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *