Khotbah Perjanjian Baru

The Miracle of Life Change

Perlu Saudara ketahui, Efesus adalah tempat yang sangat terkenal. Di Efesus ada sebuah kuil di mana orang-orang di sana mempercayai bahwa doa dan ibadah mereka akan dikabulkan oleh dewa di dalam kuil tersebut bila ibadah dan doa tersebut dilakukan dengan persetubuhan. Di kuil tersebut disediakan pelacur-pelacur suci. Di Jawa Tengah juga ada tempat seperti itu, ya, Saudara? Saya pernah survei bersama beberapa mahasiswa ke sebuah tempat. Di tempat itu orang-orang melakukan doa dengan cara persis seperti yang dilakukan orang-orang Efesus di kuil tadi.

Saudara, apakah Paulus berhenti dengan menuding kesalahan jemaat Efesus? Tidak. Paulus memberikan jalan keluar. Dalam ayat 22 sampai ayat 24 Paulus menunjukkan apa yang harus dilakukan jemaat untuk mengubah hidup mereka, yaitu dengan satu kata: metamorphoo. Engkau harus mengalami perubahan di dalam hidupmu, itu kata Paulus. Dan Paulus ungkapkan, yang pertama, engkau harus menanggalkan manusia yang lama. Engkau harus meninggalkan masa lalu. Mari kita baca bersama-sama ayat ke-22: yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan.

Paulus dengan tegas mengatakan, “Tanggalkanlah manusia lama!” Mengapa? Karena hidupmu di hadapan Allah seperti orang yang mengenakan baju yang compang-camping. Hidupmu lusuh, kumuh. Saudara… pagi ini firman Tuhan mengingatkan akan manusia lama kita. Barangkali manusia yang lama kita adalah materialisme, segala sesuatu kita ukur dengan materi. Bisa jadi pakaian yang lama kita adalah egoisme, kita hanya mementingkan diri kita sendiri. Bisa jadi pakaian lama kita adalah hobi kita sehingga waktu demi waktu kita habiskan demi hobi kita dan kita meninggalkan persekutuan dengan Allah. Saya tidak tahu apa pakaian lama Saudara. Tetapi, pagi ini firman Tuhan mengingatkan kita untuk menanggalkan manusia lama kita. Menanggalkan pakaian lama merupakan keputusan yang kita buat secara sengaja. Kita tidak bisa menunda-nunda. Karena kalau tidak, kita akan kembali mengenakan baju yang lama.

Yang kedua. Bagaimana agar kita benar-benar bisa berubah dan tidak hanya menanggalkan manusia lama? Paulus menasihati… perbaharuilah roh dan pikiranmu. Mari kita baca ayat ke-23: supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu. Saudara… yang namanya pembaruan bersama Tuhan Yesus; itu adalah sebuah proses yang terus-menerus terjadi. Jadi, ibaratnya begini Saudara. Bila hidup lama kita penuh virus, hidup kita harus diformat atau diprogram ulang; dan program yang baru itu adalah program yang serba-Tuhan Yesus. Ini berarti bahwa apa yang Saudara lakukan harusnya seperti apa yang Tuhan Yesus lakukan. Karena programnya adalah program serba-Tuhan Yesus, prosesnya pun proses serba-Tuhan Yesus dan keluarannya pun serba suka cita dalam Tuhan Yesus. Perubahan yang terjadi dalam hidup kita persis seperti yang dikatakan Paulus dalam Kolose 3:17.  Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *