Renungan Berjalan bersama Tuhan

Menang dan Kalah

 

Oleh karena itu, jarang ada orang yang kalah memandang dengan lapang dada kekalahannya sebagai pelajaran yang indah dan mahal, lalu dengan jiwa besar ia memberikan ucapan selamat dan dengan penuh sukacita menyatakan bahwa ia akan memberikan dukungan kepada si pemenang untuk melaksanakan programnya dengan baik.

 

Jika sikap yang kedua ini dimiliki oleh para pemimpin dan masyarakat kita, maka kompetisi pemilihan presiden dan wakil presiden akan berjalan aman. Contoh yang  baik adalah Amerika Serikat yang sudah membangun proses demokrasi yang sehat. Jelas bangsa yang demikian adalah bangsa yang sudah melalui proses pendidikan yang panjang. Kompetisi atau pertandingan merupakan bagian dari ujian kemampuan diri sehingga kekalahan merupakan pelajaran yang indah dan mahal. Disebut mahal karena telah mengeluarkan biaya yang besar, tenaga dan pemikiran yang sangat berat, emosi yang mencekam, dan sebagainya. Karena itu, kekalahan menjadi pelajaran yang perlu dikaji ulang dengan penelitian-penelitian yang baik dan evaluasi yang matang sehingga pada waktu yang akan datang ia siap berkompetisi kembali. Memang dalam pertandingan itu hanya akan muncul satu pemenang. Paulus berkata, “Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” (1 Korintus 9:24). Karena hanya ada satu pemenang, maka kekalahan merupakan pelajaran yang indah untuk bangkit dan berjuang kembali dalam kompetisi yang baru. Hal inilah yang seharusnya terus diajarkan kepada generasi kita saat ini. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.