Seri Pengakuan Iman Rasuli: Aku Percaya pada Roh Kudus
oleh: Ps. Michael Chrisdion
Banyak orang yang tidak suka sayur karena mungkin rasanya yang aneh. Namun saat mereka mengerti betapa pentingnya dan bernutrisinya itu serta membiasakan untuk makan maka mereka akan mulai memakannya.
Mungkin ilustrasi ini tidak sempurna tetapi waktu kita berbicara mengenai Roh Kudus maka kita sering mengkonotasikan Roh Kudus dengan hal-hal yang mistis, aneh, klenik dan sering dihubungkan dengan “karunia-karuniaNya” seperti bahasa Roh, nubuatan, tumbang dalam Roh, mengusir setan dan tanda-tanda mujizat, dll. Padahal apa yang dikerjakan Roh Kudus dalam hidup orang percaya maknanya jauh lebih penting dari sekedar karunia-karuniaNya.
Akibatnya kita sering mempunyai pandangan yang salah terhadap Roh Kudus. Dan kita sering terkelabuhi dalam menginginkan karunia-karunia tersebut tapi takut juga, ragu-ragu atau mungkin merasa risih. Dan yang lebih menyedihkan bahwa banyak orang tidak menangkap esensi pengertian siapa Roh Kudus sebenarnya dan peranNya yang sesungguhnya .
TUHAN MENGIRIMKAN SEORANG PENOLONG
Yoh 14:16-17
16Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 17yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. 18Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu. 19Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup.
Disini Yesus sedang berbicara tentang konsep baru dimana kalau dulu jaman Perjanjian Lama itu Roh Kudus sifatnya visitasi namun sekarang karena karya Kristus maka Roh Kudus tinggal dalam hidup kita selama-lamanya (habitasi)
Dia berjanji bahwa tidak akan meninggalkan kita sebagai yatim piatu dan kita tidak akan ditinggal sendirian karena Dia tahu bahwa kita membutuhkan penolong.
Yatim piatu itu berbicara tentang orang tanpa Tuhan yaitu mereka mencari jati diri, identitas serta mencari sesuatu untuk memuaskan mereka dan biasanya semakin mereka berusaha untuk puas maka semakin mereka menemukan kehampaan. Misal yang single ingin punya pacar, yang pacaran ingin tunangan dan yang tunangan ingin menikah.
Kita juga ingin mengontrol kehidupan kita dan semakin kita berusaha mengontrol kehidupan kita maka semakin kita kehilangan kontrol. Dan semakin kita berusaha maka semakin kacau hidup kita. Namun ada kabar baik yaitu:
KITA BUKAN YATIM PIATU NAMUN TUHAN MENGUBAH IDENTITAS KITA MENJADI ANAK
Ketika berbicara tentang identitas maka Ps. Michael memberi ilustrasi bahwa sebagai suami Novie dia sudah 16 TAHUN menikah dan berdoa itu akan masih 30-40-50 tahun kalau Tuhan mengijinkan. Dia sangat mencintai istrinya demikian juga berharap istrinya terus mencintainya. Namun dia sadar bahwa identitas ini hanya sementara karena bakalan ada waktunya mereka akan berpisah. Demikian juga memiliki identitas sebagai orangtua yang mengasihi anak-anak atau sebagai gembala juga hanya sementara.
Jadi semua identitas yang kita miliki di dunia ini hanya sementara karena kita bukan Tuhan yang berdaulat serta kita tinggal dalam dunia yang fana dan tidak kekal. Tetapi ada satu yang kekal yaitu identitas kita dalam Kristus. Melalui karya salib Kristus dimana Dia mati dan naik ke surga dan Dia memberikan rohNya dan anugerahNya untuk mengubah identitas kita dari orang berdosa menjadi orang benar dan dari musuh Allah menjadi anak. Kita sudah ditebus dan dibayar lunas serta dikasihi dan menjadi anak-anak Allah.
Ef 1:13-14
13 di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. 14Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
ROH KUDUS MENJADI METERAI DAN MENJADI JAMINAN IDENTITAS KITA
Kalau saya sakit,
Kalo saya mati, itu masih benar.
Kalo saya bangkrut, itu masih benar.
Kalo saya bukan pendeta, itu masih benar.
Kalo saya bukan suami, itu masih benar.
Kalo saya bukan ayah, itu masih benar.
Kalo tidak, itu masih benar. TIDAK seorang pun yang bisa mengambil identitas itu.
20Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. 21Barangsiapa memegang perintah-Ku & melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku & Aku pun akan mengasihi dia & akan menyatakan diri-Ku kepadanya.
Roh Kudus memampukan Kristus tinggal di dalam kita karena Roh yang di dalam Kristus sama dengan Roh yang dalam kita. Roh yang ada dalam kita lebih besar daripada roh yang ada dalam dunia ini (Ayat 20)
Inilah yang disebut proses sanctification yaitu meskipun posisi kita sudah benar dan menjadi orang kudus namun kelakuan kita itu belum, sebab itu Tuhan memberikan Roh Kudus untuk memampukan kita. Identitas dan kehidupan kita disamakan. Oleh kasih karunianya kita bisa menjadi manusia baru dan menghidupi pembaharuan kita itu.
Selanjutnya ayat 21, disini banyak orang yang salah menginterpretasikan ayat ini yaitu berpikir bahwa kalau kita memegang perintahNya dan melakukannya maka itu yang membuat kita mengasihi Tuhan.
Ini adalah karya Roh Kudus yaitu Roh Kudus memberikan kasih Kristus
Yoh 14:15
“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
Ayat ini tidak berbicara bahwa kalau kita menuruti perintahNya maka kita mengasihi Dia namun kalau kita mengasihi Yesus maka dengan sendirinya kita akan memiliki ketaatan pada FirmanNya. Dan bagaimana cara kita bisa mengasihi itu yaitu akarnya kasih kristus – buahnya ketaatan kita. Inilah yang disebut sanctification.
Contoh : kalau kita punya hobby atau menyukai sesuatu misal; bersepeda, golf, basket dll maka karena sangat sukanya maka kita rela berkorban baik waktu, tenaga atau uang supaya kita bisa melakukan itu semua. Semakin tinggi kita menyukai sesuatu maka makin rela kita berkorban untuk hal itu.
Demikian juga semakin sadar kita akan kasih Kristus maka semakin mudah kita untuk taat. Dan kasih Kristus itu asalnya adalah dari Roh Kudus.
Rom 5:5 (TSI)
pengharapan tidak pernah mengecewakan kita karena Allah sudah mencurahkan kasih-Nya untuk mengisi hati kita. Allah memberikan kasih-Nya kepada kita melalui Roh Kudus yang sudah diberikan kepada kita.
Kalau kita mengerti pengorbanan salib itu karena Roh Kudus yang mencerahkan kita sehingga kita sadar akan betapa besar kasih Kristus bagi kita. Dan kalau kita merasa Tuhan begitu baik dalam hidup kita maka dengan mudah kita bisa melayani, mengampuni, dsb.
1 Yoh 4:10
Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita
Kita tidak taat untuk dikasihi tapi kita dikasihi terlebih dahulu oleh Kristus dan bahwa Kasih Tuhan itu mendorong kita untuk taat – Matt Chandler
YOH 14:23
23Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku & Bapa-Ku akan mengasihi dia & Kami akan datang kepadanya & diam bersama-sama dengan dia.
We will come to him & make Our home with him.
TUHAN TINGGAL BERSAMA KITA
Roh Kudus itu tinggal dalam kita dan memberikan kita kuasa. Kuasa disini bukan hanya kuasa untuk mengusir setan, menyembuhkan penyakit dsb. Namun untuk menjadi suami yang baik atau orangtua yang baik maka kita juga perlu kuasa Roh Kudus. Untuk bisa mentaati Firman, hidup jujur dsb maka kita perlu kuasa Roh Kudus.
Yoh 14:25
25Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; 26tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. 27Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Roh Kudus itu yang akan mengajar dan mengingatkan kita akan salib Kristus dan semua kebaikan Tuhan. Dia juga akan memberikan kita damai sejahtera yang tidak seperti apa yang diberikan dunia ini. Dalam dunia kita bisa beli asuransi namun berapa banyak kita sadar bahwa ada begitu banyak hal yang tidak dicover asuransi dan kalaupun kita punya asuransi pun ada resiko yaitu bahwa ada situasi di mana hal yang kita asuransikan itu belum tentu di ganti kalau tidak memenuhi syarat sehingga mau sedamai-damainya maka tetap saja hati kita tidak damai.
Namun dalam damainya Tuhan maka meskipun kita tidak mampu maka Tuhan ada di sana dan kemampuan serta rancangannya mampu bekerja untuk kebaikan bahkan di dalam situasi terburukpun. Jadi kita akan tenang sebab sang raja damai beserta dengan kita. Mungkin kita sedang mengalami pergumulan namun Tuhan berkata bahwa Dia telah mengalahkan dunia dan menjadikan kita lebih dari pemenang.
YOH 16:33
Semuanya itu Kukatakan kepadamu supaya kamu menerima damai sejahtera dalam Aku. Di dunia ini kamu menderita, tetapi kuatkanlah hatimu. AKU TELAH MENGALAHKAN DUNIA INI.

