Seri Pengakuan Iman Rasuli: Bangkit Pula dari Antara Orang Mati (3)
oleh : Ps. Michael Chrisdion
- Yang menderita sengsara dibawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan mati dan dikuburkan turun ke dalam kerajaan maut.
- Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.
Mengapa kita tidak menerima kuasa kebangkitan yaitu karena kita melakukan terlalu banyak padahal kita adalah ahli waris kerajaan Allah dan sebagai penerima waris seharusnya tidak ada yang kita lakukan. Kita hanya menerima saja karena kita adalah anak-anakNya. Bagaimana kita bisa menerima kuasa kebangkitan maka kuncinya pada pesan berikut ini.
ROMA 4:22-25
22Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran. 23Kata- kata ini, yaitu “hal ini diperhitungkan kepadanya,” tidak ditulis untuk Abraham saja, 24tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Allah memperhitungkannya, karena kita PERCAYA kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati, 25yaitu Yesus, yang telah DISERAHKAN KARENA PELANGGARAN KITA dan DIBANGKITKAN KARENA PEMBENARAN KITA
Ini adalah cerita tentang Abraham yang percaya kepada Tuhan. Dia tidak melakukan apapun dan hanya percaya kepada Tuhan serta dia tidak melakukan jasa apapun. Dan janji ini juga berlaku bagi kita orang-orang percaya yaitu kita juga menerima kuasa kebangkitan itu.
APAKAH ARTI PASKAH
Dikatakan bahwa Yesus diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita. Yesus menanggung kutuk dosa kita di kayu salib
Galatia 3:13
13Itu berarti bahwa kita semua terkutuk karena setiap kita “gagal menaati semua perintah yang ada di dalam Hukum Taurat.” Tetapi Kristus sudah menebus kita semua dari kutukan itu! Dia memberi diri-Nya sendiri untuk menggantikan kita dan menjadikan diri-Nya sendiri sebagai yang terkutuk menurut Hukum tersebut. Karena ada tertulis dalam Kitab Suci, “Terkutuklah orang yang mati digantung di tiang kayu.”
Yesaya 53:5-6
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
Kasih Tuhan dinyatakan dan keadilan Tuhan di tegakkan dan karena inilah maka Yesus mati dan turun ke dalam kerajaan maut.
TURUN KE DALAM KERAJAAN MAUT
Yesus Turun ke dalam kerajaan maut. Namun Alkitab tidak begitu menjelaskan apa yang terjadi di antara Jumat Yesus mati dan kebangkitannya pada hari yang ketiga. Ada beberapa ayat yang ditafsirkan bahwa Dia turun ke HADES atau Sheol yaitu tempat kematian untuk menunggu hari penghakiman (Romans 10:6-7, Efesus 4:8-9, 1 Petrus 3:18-20). Tetapi itu pun semua mempunyai tafsiran yang kurang tepat kalau di katakan Yesus turun ke dalam kerajaan maut.
….tetapi YANG PASTI KITA SUDAH BELAJAR DARI HARI JUMAT AGUNG…BAHWA
Markus 15:33-35
33Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga. 34Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
Dari sudut pandang sejarah yang non kristen yang ditulis di abad pertama ada sebuah anomali di sini. Diitulis di buku sejarah bahwa ada gerhana bulan di tengah-tengah siang bolong di mana tanggalnya semestinya adalah bulan purnama. Menurut ilmu astrologi maka tidak mungkin ada gerhana bulan saat ada bulan purnama tetapi ini menunjukkan bahwa kejadian tersebut benar-benar nyata.
Ketika Yesus sedang menanggung segala dosa manusia maka di Lukas 23:34 Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. ” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. Namun pada saat yang sama maka Yesus merasakan penderitaan yang terdalam dimana Dia merasakan penderitaan terpisah dari BapaNya.
UPAH DOSA ADALAH MAUT
Pada peristiwa salib maka Yesus menangung maut. Di sinilah Yesus merasakan dan mengalami realitas maut. Upah dosa adalah maut namun kalau tidak berdosa mengapa maut bisa menyentuh Yesus. Yesus tidak berdosa namun Dia dengan suka rela menyerahkan diriNya untuk terpisah dari Allah
Markus 15:36-39
37Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya. 38Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah. 39Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: “Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!”
Yoh 19:30 – Yesus berkata sudah selesai lalu Dia menyerahkan nyawanya. Pada waktu itu terjadilah yaitu tabir yang memisahkan ruang suci dan ruang maha suci terbelah dua dan jalan itu terbuka. Yesus berkata Akulah jalan kebenaran dan hidup.
APA MAKNANYA?
Yesus terpisah dari Bapa supaya di dalam Dia kita tidak pernah terpisahkan. Yesus menjalani maut supaya di dalam Dia kita memperoleh hidup. Apa yang terjadi di hari sabtu? tidak ada yang tahu. Ada yang berkata bahwa Dia membebaskan orang-orang kudus. Ada yang berkata ke Firdaus (karena salah satu penyamun berkata kepada yesus….ingatlah aku maka Yesus berkata hari ini juga kamu akan bersama-sama denganku di Firdaus). Ada juga yang berkata bahwa Yesus ke Firdaus untuk mendeklarasikan kemenangannya namun tidak ada ayat-ayat yang mendukung. Namuni yang pasti yatu dari ayat yag kita akan baca ini kita tahu bahwa Yesus menang. Yesus berkata “ Akulah jalan kebenaran dan hidup,.. Akulah kebangkitan dan hidup dan selanjutnya Yesus tidak hanya turun ke dalam kerajaan maut tetapi pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati
“ PADA HARI YANG KETIGA BANGKIT PULA DARI ANTARA ORANG MATI”
Mengapa Yesus perlu bangkit? Bagaimana Kalau Dia tidak bangkit?
ROMA 4:22-25
22Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran. 23Kata- kata ini, yaitu “hal ini diperhitungkan kepadanya,” tidak ditulis untuk Abraham saja, 24tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Allah memperhitungkannya, karena kita PERCAYA kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati, 25yaitu Yesus, yang telah DISERAHKAN KARENA PELANGGARAN KITA dan DIBANGKITKAN KARENA PEMBENARAN KITA
1 Korintus 15:17
jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia- sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu
Kebangkitan Yesus itu adalah nota ilah(divine receipt) yaitu semacam struk pembayaran. kita sudah bebas hutang dan bukti bahwa kita sudah dibenarkan.
KEBANGKITAN KRISTUS BUKTI ILAHI
Kalau kita habis beli jam tangan lalu kita mau mengambil jam tangan tersebut maka apa yang harus kita tunjukkan adalah notanya atau bukti jual beli. Firman Tuhan di 1 Korintus 6:20 berkata… “ sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: karena itu muliakanlah allah dengan tubuhmu! “ Jadi kebangkitan Kristus adalah bukti ilahi.
Efesus 2:1-2 & 4-6
1Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. 2Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka… 4Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 5telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, oleh kasih karunia kamu diselamatkan 6dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
Ketika Dia menunjukkan tangannya dan lambungnya maka itu adalah nota ilahi yaitu struk pembayaran untuk pembenaran kita. Yesus berkata “ damai sejahtera bagi kamu, sekarang kamu sudah diampuni dan sudah dibenarkan sebab itu ada damai sejahtera dalam hidup kita.”
KEBANGKITAN KRISTUS ITU DI DALAM KITA
YOHANES 20:19-20
19Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “DAMAI SEJAHTERA BAGI KAMU!” 20Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu BERSUKACITA ketika mereka melihat Tuhan.
Apa yang terjadi pada waktu murid-murid berjumpa dengan Yesus yang sudah bangkit yaitu Dia menunjukkan tangan dan lambungNya sebagai nota ilahi yaitu struk pembayaran untuk pembenaran kita sehingga kita menerima damai sejahtera karena kita dibenarkan di dalam Kristus.
Semakin kita sadar bahwa kita sudah diampuni maka semakin kita bisa bernafas lega. Dan semakin kita beristirahat maka semakin Tuhan bekerja dalam kita sehingga kita bisa berbuah (kekudusan, karakter penguasaan diri, kasih, kemurahan hati (memberi), kebaikan, kelemah lembutan). Ketika kita lemah biarlah kita datang pada Yesus yang hidup dalam kehidupan kita. Waktu kita menghadapi masalah maka bukan kita yang menghadapinya tetapi Yesus yang ada dalam kita. Saat kita beristirahat di dalam Dia maka kita sedang mengandalkan Dia
ROM 5:1
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus
Dalam dunia ini tidak ada damai dan kita bisa memiliki damai hanya dalam Allah. Dan apa yang bisa damai sejahtera lakukan yaitu bisa membuat tubuh yang sakit menjadi sembuh. Damai sejahtera ini juga bisa membuat kita awet muda. Damai sejahtera ini membuat kita bisa menerima mujizat! Di dalam Kristus kita menerima hidup, kita dibenarkan dan menerima damai sejahtera sehingga ada ketenangan. Mengapa banyak orang tidak bisa tenang yaitu karena banyak dosa dan kesalahan.
WHY 1:17-18
Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, 18dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
Yesus sudah menang. Dia memang telah mati namun Dia juga bangkit dan memegang kunci maut dan kerajaan maut. Sebab itu kita bisa berkata seperti Paulus berkata “….kematian di mana sengatmu….maut dimana kuasamu….”

