Seri Pengakuan Iman Rasuli: Pengampunan Dosa, Kebangkitan Tubuh dan Hidup yang Kekal
oleh: Ps. Michael Chrisdion
1 Yohanes 1:7-9
7Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. 8Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. 9Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
APAKAH PENGAMPUNAN DOSA KITA SUDAH SEMPURNA ATAU BELUM
Seringkali muncul pertanyaan dari orang kristen yaitu kalau dia mati lalu lupa mengaku dosa apakah masuk surga atau neraka? Pertanyaan ini seringkali mengintimidasi banyak orang kristen sehingga yang mereka lakukan adalah terus minta ampun. Pertanyaan yang lain juga muncul yaitu apakah pengampunan dosa kita tergantung oleh pengakuan dosa kita? Untuk menjawab pertanyaan ini maka biarlah Firman Tuhan sendiri yang menjelaskannya ;
Ibr 10:11-14
11setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa. 12Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah, 13dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya. 14Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan (PERFECTED) untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan (SANCTIFICATION).
DALAM KRISTUS KITA MENERIMA POSITIONAL ATAU JUDICIAL FORGIVENESS
Secara Posisi dan secara Hukum kita sudah menerima Pengampunan Dosa sehingga kita tidak lagi bisa dituntut karena hutang dosa kita sudah lunas dibayar.
Posisi kita di dalam Kristus memberikan kita kepastian bahwa segala dosa yang pernah kita lakukan dan yang akan kita lakukan sudah diampuni. Kristus sudah membayar lunas di kayu salib yaitu semua tuntutan dosa yang perlu dihukum sehingga tidak perlu lagi ada pengorbanan atau pembayaran atas dosa. Ketika Yesus berkata sudah selesai maka itu adalah kebenaran yaitu pengampunan dosa kita adalah sempurna
BAGAIMANA DENGAN AYAT BERIKUT?
1 Yoh 1:8-9
8Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. 9Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
PENGAKUAN ADALAH UNTUK RELATIONAL FORGIVENESS
Ternyata ayat tersebut adalah berbicara tentang hubungan. Seperti orang tua dan anak ketika anaknya melakukan kesalahan maka posisinya sebagai anak tidak pernah berubah dan dia tidak pernah menjadi bukan anak namun tetap anak. Tetapi apa yang terjadi terjadi adalah hubungan antara orang tua dan anak menjadi renggang meskipun orang tuanya sudah mengampuni karena masih ada rasa bersalah yang menjadi ganjalan dan membuat rasa bersalah atau rasa malu.
Pengakuan itu lebih berguna untuk kita yaitu untuk membersihkan nurani dan hati kita sehingga iblis tidak menggunakan ganjalan dan rasa malu serta rasa bersalah tersebut untuk menuduh kita dan menghukum kita. Bahkan Firman Tuhan menyuruh kita untuk mengaku dosa kita satu dengan yang lain – “ karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan” (Yakobus 5:16)
1 Yoh 2:1-2
1Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara (Advocate) pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. 2Dan Ia adalah pendamaian untuk SEGALA DOSA kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.
Jadi di dalam Kristus kita menerima Positional Forgiveness dimana secara posisi kita diampuni secara sempurna. Dan waktu kita mengaku maka kita menerima Relational Forgiveness yaitu secara hubungan kita juga sudah diampuni.
AKU PERCAYA KEBANGKITAN TUBUH
1 Korintus 15:42-44
42Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan. 43Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan. 44Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah.
Waktu kita hidup maka kita mengalami dimana secara posisi kita sudah kudus. Namun setiap hari kita terus mengalami kemajuan yaitu yang dahulu mempunyai tabiat buruk namun melalui Firman, komunitas dsb maka kita diajar untuk memiliki buah roh sehingga kita akan semakin serupa dengan Kristus (Progresive Santification).
Namun satu hari ketika kita mati maka berarti prosesnya sudah selesai dan distulah kita mengalami yang disebut (Perfected Sanctification) dan selanjutnya akan langsung mengalami glorification dimana kita akan mempunyai tubuh kemuliaan yaitu tubuh seperti Kristus yaitu seperti pada waktu Dia bangkit.
2 Korintus 3:18
18Dan wajah kita tidak lagi berselubung. Kita semua memantulkan kemuliaan Tuhan. Kita sudah diubah menjadi seperti Dia. Perubahan itu membawa kemuliaan yang lebih besar. Kemuliaan itu berasal dari Tuhan, Roh itu.
Dalam progressive sanctification maka kita diubah menjadi serupa dengan Dia sedikit demi sedikit yaitu satu derajat kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar. Dan semua ini yang memampukan adalah Roh Kudus dan kalau gagal Tuhan menyediakan anugerahNya.
2 Kor 3:18
16Karena itu kami tidak putus asa! Biarpun secara badani kami semakin lemah, tetapi secara rohani kami terus diperbarui setiap hari!
HIDUP YANG KEKAL
Wahyu 21:1-4
1Lalu saya melihat langit yang baru dan bumi yang baru. Karena langit yang pertama dan bumi yang pertama sudah lenyap, dan laut pun tidak ada lagi. 2Kemudian saya melihat kota kudus Allah— yaitu Yerusalem baru, sementara Allah sedang turunkan dari surga. Kota itu indah sekali. Keindahannya bisa digambarkan seperti pengantin perempuan yang sudah berdandan pada waktu pernikahannya dengan pengantin laki-laki. 3Kemudian saya mendengar suara dari dekat takhta Allah yang berseru, “Mulai sekarang Allah akan tinggal bersama manusia. Jadi, sekarang Allah sudah menepati janji-Nya yang Dia sampaikan melalui para nabi, ‘Aku sendiri akan tinggal bersama kalian. Kalian akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allah kalian. 4Dia juga berkata, ‘Aku akan menghapus semua air mata mereka. Mereka tidak akan mengalami kematian atau kesakitan lagi dan tidak akan berkabung atau menangis lagi. Karena cara hidup yang lama sudah tidak ada lagi.”
Ini adalah waktu dimana kita mengalami glorification dimana Tuhan dan manusia akan bersama-sama lagi. Ini juga berbicara tentang pengharapan yang membuat kita menjadi tenang. Meskipun kita mengalami segala macam pergumulan namun ini semua hanya sementara. Selama kita hidup di dunia ini maka tidak ada sesuatupun yang dapat memberikan kita pengharapan dan biarlah pengharapan kita hanya pada Kristus saja.
ROM 8:18
18Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
Mari kita hidupi dengan iman. Dan FirmanNya disediakan oleh Tuhan untuk menuntun, membimbing dan menerangi kita. Dia juga memberikan rohNya Kristus di dalam kita sehingga hidup kita bukannya kita lagi tetapi Kristus yang ada di dalam kita. Serta kita akan diubahkan dari kemuliaan satu kepada kemuliaan yang lain untuk kemuliaanNya. Kristus yg ada di dalam kita yang adalah pengharapan kita yang membawa kita kepada kemuliaan! ( Sola Gracia, Sola Fide, Sola Scriptura, Solus Christus, Soli Deo Gloria)
Kolose 1:26-27
26 rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, tetapi yang sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya. 27Kepada mereka Allah mau memberitahukan, BETAPA KAYA DAN MULIANYA RAHASIA itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!

