Terhadap kerinduan mereka Tuhan Yesus menjawab: “Marilah dan kamu akan melihatnya.”, maksudnya bukan hanya melihat dimana Dia tinggal, melainkan mengenal Dia dan belajar dari pada-Nya sebagai seorang murid seperti yang mereka inginkan. Mereka mengikut Dia, tinggal bersama-Nya dan bersaksi: “Kami telah menemukan mesias.”
Namun, benarkah mereka paham siapa Mesias itu? Apakah itu yang mereka cari? Ternyata sampai Tuhan Yesus mati disalibkan, yang mereka cari masih hal-hal yang bersifat sementara. Hal itu nyata dari pertengkaran-pertengkaran diantara murid-murid Tuhan Yesus tentang siapa yang terbesar diantara mereka (Matius 18:1-5, Lukas 9:46-48, 22:24). Yakobus dan Yohanes bahkan meminta diperkenankan duduk di sebelah kira dan kanan Tuhan Yesus bila Dia mendirikan kerajaan-Nya, sehingga Tuhan Yesus harus menjawab: “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Ku minum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Ku terima?” (Markus 10:35-45).