Renungan Berjalan bersama Tuhan

Hatiku Sangat Sedih

Tuhan Yesus sedih karena tahu bahwa upah dosa sangat mengerikan, yakni maut! (bdk. Roma 6:23). Dia melihat sendiri bagaimana manusia jatuh ke dalam dosa dan terkena murka Allah. Dan maut adalah kebinasaan yang kekal. Apa yang dilakukan manusia pada saat diperhamba oleh dosa? Ia sudah tidak mampu lagi mengenal kebenaran karena hidupnya sudah dibutakan oleh dosa.

Tuhan Yesus adalah Kebenaran (Yohanes 14:6). Dia datang untuk menyelamatkan manusia yang akan binasa, tetapi manusia sama sekali tidak mau mengenal-Nya! Justru sebaliknya, manusia menolak dan membunuh-Nya di atas kayu salib, padahal segala mukjizat telah dinyatakan-Nya, kasih kepada sesama telah diwujudkan-Nya, perhatian dan pelawatan senantiasa dilakukan-Nya, pengajaran-pengajaran terus diberikan-Nya. Penyembuhan, pengusiran Setan, dan sebagainya telah dilakukan-Nya. Masih kurangkah semua itu? Itulah yang membuat-Nya sedih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *