Khotbah Perjanjian Baru, Khotbah Topikal

Akhir Zaman: Kedatangan Yesus Kedua Kali

Sama seperti ketika Dia dengan rela memutuskan untuk taat minum cawan murka Allah di taman Getsemani dan juga dengan rela hati menyerahkan nyawa-Nya di atas kayu salib, maka sekarang Dia juga rela menyerahkan keputusan-Nya untuk datang kembali kepada Bapa. Kalau dulu waktu inkarnasi Dia rela diutus oleh Bapa, maka sekarang Dia juga rela menyerahkan keputusan untuk diutus kembali kepada Bapa di sorga. Kebenaran ini hanya dapat kita pahami ketika kita mengerti budaya pernikahan orang Yahudi. Perhatikan bahwa tanda-tanda untuk kedatangan-Nya yang kedua kali adalah dengan tiupan sangkakala atau terompet (Mat 24:31). Ini adalah tanda yang sama yang digunakan oleh para pengiring pengantin pria ketika sang pengantin pria dalam perjalanan menjemput pengantin wanita. Sepanjang perjalanan menuju rumah pengantin wanita mereka meniup sangkakala/terompet dan bernyanyi dan menari dengan sukacita. Pengantin wanita ketika mendengar berita dari keluarga dan orang-orang bahwa pengantin pria sedang dalam perjalanan menjemput dia (karena ada pemberitahuan dan juga ada tiupan sangkakala/terompet) dan iring-iringan penjemputan, maka dia harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menyambut pengantin pria. Tiupan sangkakala/terompet adalah tanda kedatangan pengantin pria, yaitu Kristus, yang kedua kali. Tetapi tentu saja bukan terompet itu yang dimaksudkan oleh Tuhan Yesus ketika nanti Dia akan datang untuk ke-dua kalinya pada akhir zaman. Sangkakala/terompet adalah tanda/lambang sehubungan dengan penjemputan pengantin wanita. ini bukan berarti bahwa nanti pasti akan ada suara terompet waktu Tuhan Yesus datang untuk kedua kalinya. Kepada orang percaya Tuhan Yesus memberikan tanda-tanda akhir zaman (Mat 24) sebagai tanda kedatangan-Nya yang kedua kali. Tanda-tanda itulah yang disebut sebagai sangkakala/terompet itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.