Renungan Berjalan bersama Tuhan

Aku Sakit Hati!

Berbeda dengan orang yang bijak. Ia tidak melampiaskan rasa sakit hatinya saat itu juga, tetapi pada waktu yang lain. Ia akan mencari waktu yang tepat untuk mengungkapkan pengalaman sakit hatinya kepada orang yang menyakitinya. Bahkan saat dicemooh, ia bisa dengan tenang meninggalkan cemooh itu. Ia tidak menuruti, tetapi justru menenangkan hatinya yang sedang sakit. Ia mampu menguasai diri, menahan diri dari amarah yang muncul dalam hatinya. Harga diri dan perasaannya akan dinyatakan nanti pada saat yang tepat. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *