Dari Yohanes 10:1-10, kita mendapatkan sebuah perumpamaan alegoris yang indah dengan penekanan kebenaran yang kuat. Suatu relasi yang ditekankan Tuhan Yesus cukup variatif, yang tidak mungkin dilukiskan dengan satu pandangan. Pelayanan dan karakter Sang Penebus disajikan di sini, yaitu Kristus bukan hanya seorang gembala bagi umat-Nya, atau hanya pelindung domba-domba-Nya. Ia bukan sekadar Guru dan Pemimpin bagi para murid-Nya, melainkan ada relasi kebenaran ilahi yang lebih jauh, yaitu Inkarnasi (Firman menjadi Manusia)-Nya. Hanya Kristus, Sang Putera Inkarnasi Allah itu yang sanggup bersabda, “Akulah pintu” sebagai sarana bagi umat manusia guna mendekatkan diri kepada Bapa dan hidup kekal. Kita akan simak uraian lebih lanjut melalui terang perikop Yohanes 10:1-10. Dari sabda Yesus yang berkata, “Akulah pintu,” saya melihat ada dua butir kebenaran sebagai berikut:
Akulah Pintu
February 24, 2018