Kasih di tangan orang fasik mengandung berbagai kepentingan yang menguntungkan diri sendiri dan bukan pada orang yang dikasihinya. Kelihatannya mengasihi, tetapi di balik semuanya itu ternyata begitu kejam memperlakukan sesamanya. Ada pepatah mengatakan, “Ada udang di balik batu.” Ada banyak kepentingan demi keuntungan diri sendiri di balik belas kasihan yang diberikan kepada sesama. Ada orang yang memperlakukan karyawannya dengan penuh belas kasihan dan semua kebutuhannya dicukupi. Ia memang diberikan kuasa yang besar atas perusahaannya. Gajinya melebihi semua orang yang setara. Namun, di balik gaji itu, ada tuntutan target yang melebihi kemampuannya. Secara tidak langsung, semua hak pribadinya sudah dibeli dengan gaji yang mahal. Ia kehilangan hak atas keluarganya karena sudah tidak ada waktu lagi bagi pasangan dan anak-anaknya. Ia kehilangan hak pribadinya untuk beristirahat pada jam-jam istirahat. Ia kehilangan hak untuk menjaga kesehatan tubuhnya karena harus bekerja lembur.
Belas Kasihan Si Fasik
September 1, 2017