Insight keempat: Saksikanlah Kristus di tengah marketplace dengan cerdik dan bijaksana. Apa maksud cerdik dan bijaksana?
Bagi Paulus, ia tidak melakukan dialog, tukar pikiran langsung di tengah konteks non-Yahudi melalui sidang Areopagus. Sidang Areopagus adalah semacam komite terdiri dari para penatua dan berada di bawah otoritas raja Atena. Istilah sidang Areopagus menunjuk pada pertemuan publik di bukit seperti yang masih ada sampai sekarang di Atena. Paulus tidak mulai bersaksi di Areopagus. Tetapi ia mulai dalam konteks yang tepat yaitu sinagogue Yahudi yang juga berfungsi sebagai House of Learning. Paulus mulai kesaksiannya melalui wadah dimana ia sebagai Rabi pasti diterima. Ada common ground antara Paulus dengan komunitas Yahudi di Sinagogue. Dari situ, berita beredar dari mulut ke mulut dan akhirnya yang non-Yahudi pun tertarik ikutan. Saya kira ini kecerdikan dan kebijaksanaan Paulus yang patut kita pertimbangkan. Bersaksi di marketplace dengan cerdik-bijaksana bisa terjadi melalui wadah sosial terdekat dengan hidup kita, selain gereja.