Kebangkitan-Nya menyodorkan sejumlah fakta kepada kita. Pertama, Allah itu mahakuasa dan berdaulat. Tidak ada seorang pun yang dapat melawan kemahakuasaan dan kedaulatan-Nya. Dia mempunyai rencana untuk menebus dosa manusia, dan tak seorang pun sanggup menghalangi rencana-Nya itu. Walaupun manusia yang berdosa dapat membunuh Tuhan Yesus dengan menyalibkan-Nya, tetapi Allah membangkitkan-Nya dari antara orang mati. Allah sudah merencanakan semuanya: Anak Manusia harus turun ke dalam kerajaan maut untuk menebus dosa manusia. Kedua, batu besar yang terguling itu menyatakan kepada kita bahwa kebangkitan Tuhan Yesus bukan sesuatu yang semu, bukan cerita yang tidak berwujud, melainkan fakta bahwa Dia benar-benar telah hidup kembali. Dia telah menang atas maut. Dia sungguh-sungguh menjadi Juru Selamat yang sejati, yang sudah menebus manusia dari kebinasaan sehingga orang yang percaya kepada-Nya tidak masuk ke dalam kerajaan maut. Terpujilah Tuhan Yesus. Amin.