Suatu kali saya berjanji kepada Alden untuk mengajaknya ke Mall pada hari Senin malam. Waktu itu saya berjanji pada hari Kamis siang. Tahukah Anda apa yang terjadi kemudian? Pada hari Kamis malam Alden sudah meminta, “Ayo ke Mall!” Saya menjawab, “Belum. Ini baru Kamis, kita akan pergi Senin malam.” Hari Jumat pagi, Alden sudah meminta lagi, “Ayo ke Mall, Pa. Papa sudah janji!” Saya bilang, “Ini baru Jumat, kita akan pergi Senin nanti!” Anda bisa menebak apa yang terjadi kemudian, bukan? Alden menuduh saya tidak memenuhi janji, hanya karena ia belum bisa memahami secara utuh tentang konsep hari.
Dua Makna Kenaikan Yesus Kristus bagi Kita
May 24, 2017