Khotbah Perjanjian Baru

Dua Makna Kenaikan Yesus Kristus bagi Kita

Apakah kita sedang menantikan penggenapan janji Tuhan dalam kehidupan kita? Berulang kali menanti tetapi doa tak juga terjawab, penyakit tak juga tersembuhkan, masalah tak juga menampakkan tanda-tanda adanya jalan keluar. Dalam kondisi seperti ini memang lebih mudah bagi kita untuk menyerah. Berhenti berharap dan kemudian bersikap skeptis terhadap doa dan ibadah. Namun, jika ini yang kita lakukan, ke mana lagi kita akan mengarahkan pengharapan kita?
Daripada lari dari Tuhan dengan segala kekecewaan, bukankah lebih baik menghadap Tuhan dengan pertanyaan, “Sampai kapan, Tuhan?” Menanti dan bertanya di hadapan Tuhan jauh lebih baik daripada melarikan diri dari Tuhan. Allah itu setia dengan janji-Nya. Lebih baik gelisah menanti daripada gelisah dalam pelarian diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *