Khotbah Perjanjian Baru

Empat ‘Tidak’ Bagi Pekerja Tuhan

Penginjil yang memasyhurkan diri, tidak menganggap Allah saja yang bisa diolok-olok, tetapi juga para pendengarnya. Padahal, bukan hanya Allah yang tahu kesetiaan kita, orang lain juga bisa mengetahui adakah kita setia untuk memasyhurkan kebenaran Allah atau tidak. Tatkala orang banyak mendapati kita tidak setia memasyhurkan Kristus, dan hanya memasyhurkan diri sendiri, maka kita akan segera kehilangan kewibawaan serta respek dari orang banyak. Semua pelayan Allah yang tidak menghormati Allah akan kehilangan respek dari jemaat. Rasul Paulus telah menjadi seorang pelayan yang dihormati Allah dan manusia. Alasannya ialah:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *