Sedangkan orang yang percaya kepada karma akan hidup optimistis dan terus berjuang untuk melakukan hal yang baik dan benar sekalipun orang-orang di sekitarnya berbuat jahat. Ia tidak akan membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi dengan kebaikan. Ia beranggapan bahwa orang yang benar harus berpandangan “lebih baik dilukai daripada melukai, lebih baik disakiti daripada menyakiti, dan lebih baik dirugikan daripada merugikan”. Mengapa demikian? Karena nanti ada ”karmanya” sendiri. Jadi, hidup itu harus bersemangat dan berjuang untuk melakukan yang baik.
Jalan Hidup
February 25, 2018