Namun, bukannya membenci mereka, Yusuf justru mengatakan sesuatu di luar dugaan. “Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu” (Kejadian 45:5). Yusuf tahu persis apa yang sedang berkecamuk di dalam hatinya dan juga di dalam hati saudara-saudaranya. Oleh karena itu, Yusuf memulai dengan kata-kata “janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri”. Kalimat pertama yang ia ucapkan mampu meredam semua rasa ketakutan di dalam diri saudara-saudaranya dan juga menghancurkan dendam di antara mereka.
Karya Allah yang Agung
May 6, 2018