Teringat oleh saya sebuah kisah kehidupan dari kawan baik saya yang tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Dia adalah anak pertama dari dua bersaudara. Berasal dari keluarga pendeta jemaat yang telah merintis pelayanan sebuah jemaat selama lebih dari 20 tahun. Sejak kecil, kawan saya ini dipersiapkan untuk menjadi pengganti ayahnya, bila ayahnya sudah tidak lagi mampu menjalankan tugas penggembalaan atau meninggal. Namun kawan saya ini, tidak bersedia untuk menjadi seorang pendeta, alasannya karena kehidupan pendeta sangat penuh kekurangan, penderitaan dan belas kasihan banyak orang. Sehingga sejak dari SMA dia sudah keluar kota, agar ia bisa mencari uang sendiri, bahkan telah mampu membiayai kost dan hidupnya di Kota Magelang secara mandiri, yang sebenarnya alasannya adalah menjauh dari panggilan menjadi pendeta.
Karya Roh Kudus Mengubah Hidup Menjadi Berkat bagi Sesama
June 3, 2020