Di sisi lain, Amsal mengatakan kasih menutupi segala pelanggaran. Apa artinya? Bukan berarti orang yang mengasihi itu menutupi kejahatan yang dilakukan, atau merahasiakan hal-hal yang tidak benar agar jangan dibuka kepada orang lain, demi untuk kasih. Bukan itu artinya! Kasih menutupi segala pelanggaran yang berarti kasih itu justru membukakan segala yang berdosa, yang melanggar firman Tuhan, yang saling menyakiti antarsesama. Namun, dalam hal-hal tersebut, kasih memberikan belas kasihan, memberikan pengampunan, menyingkirkan pengalaman terluka. Kasih menghilangkan segala pertengkaran yang muncul. Kasih menghasilkan hati, pikiran, perasaan, dan kehendak yang menjadi berkat bagi diri sendiri dan orang lain. Bibir orang berpengertian akan menghasilkan hikmat, tetapi “pentung” disediakan bagi orang yang tidak berakal budi, tidak mau bertobat, tidak mau mengerti kebenaran. Disediakan pentung berarti diberikan pengajaran supaya benar-benar bertobat. Orang yang takut akan Tuhan dimulai dari hati yang mengasihi, yang mampu membuang segala kebencian dalam nama Tuhan Yesus, sehingga hati itu dipenuhi dengan kasih Tuhan. Kehadiran kita menjadi berkat dan bukan pertengkaran. Kita menjadi orang yang menyenangkan hati Tuhan dan menutupi pelanggaran karena sudah ada pengampunan. Amin.
Kasih Menutupi Segala Pelanggaran
August 25, 2018